Mengenal Calon Jaksa Agung RI Dr. Tjokorda, di Balik Karir Moncer Ada Sosok Srikandi Tangguh Pelestari Kain Tenun Nusantara

Dr. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha kandidat kuat Jaksa Agung Republik Indonesia periode 2024–2029, foto bersama istri, Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH., MH., MBA. (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG.COM-SOLO-Dr. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha masuk kandidat kuat Jaksa Agung Republik Indonesia periode 2024–2029. Jabatan terakhir adalah Jaksa Ahli Utama Madya pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sesuai rekam jejaknya, pria kelahiran Denpasar, 25 Desember 1960 ini, dikenal memiliki integritas tanpa kompromi. Dr. Tjokorda pernah membidani lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di masa awal serta keterlibatan langsungnya dalam mengusut 58 kasus besar Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di bawah Jampidsus.

Di balik karirnya yang moncer ini ada sosok srikandi tangguh. Pendamping hidup sang calon Jaksa Agung ternyata adalah seorang srikandi tangguh berasal dari Solo, Jawa Tengah, yaitu Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH., MH., MBA. Lahir di Solo pada 1 Januari 1960, Prof. Anna Mariana membawa keanggunan dan ketekunan khas tanah kelahirannya ke panggung budaya nasional dan internasional.

Selama hampir 36 tahun, Anna telah mendedikasikan diri sebagai pelopor, pengabdi, sekaligus pelestari kain tenun dan songket tradisional Nusantara. “Mengedukasi dan memperkenalkan tenun serta songket tradisional kepada generasi muda adalah kewajiban. Ini adalah upaya agar warisan leluhur kita terus hidup, berinovasi, dan tidak punah digilas zaman,” tuturnya.

Kiprahnya yakni membina, mengembangkan, dan melindungi para pengrajin kain tradisional di berbagai pelosok kepulauan Indonesia. Baginya, tenun dan songket bukan sekadar lembaran kain, melainkan identitas, jati diri, sekaligus perekat komponen bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lewat tangan dinginnya, sejarah tenun yang membentang dari era kerajaan Nusantara hingga sejarah Islam terus dihidupkan.

Karya-karya adiluhung perempuan asal Solo ini bahkan telah diakui di level tertinggi negara. Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, beserta Ibu Negara Iriana Jokowi tercatat beberapa kali mengenakan busana hasil rancangan Anna Mariana dalam momen-momen penting.

“Terakhir saat Pak Jokowi dan Bu Iriana mengenakan tenun babe dan selendang karya kami pada perayaan Lebaran Betawi tahun 2017 lalu,” papar dia.

Dengan tuntutan penguatan institusi kejaksaan yang lebih profesional, figur hukum berintegritas dan srikandi pelestari budaya asal Solo ini dinilai menjadi kombinasi harmonis yang siap membawa angin segar bagi penegakan hukum di tanah air. Dengan integritas tinggi, membuat pasangan yang kini berdomisili di Jakarta Selatan ini mendapat banjir dukungan dari berbagai elemen masyarakat. (*)