Dapur Produksi Kerupuk di Jumantono Ludes Terbakar, Petugas Damkar Karanganyar Baku Hantam Padamkan Api Sejak Subuh

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Sebuah dapur produksi kerupuk milik Pak Yatno yang berlokasi di Krajan RT 05/RW 04, Kelurahan Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (29/5/2026) dini hari. Amukan api sempat membuat panik pemilik rumah lantaran posisi dapur yang berdekatan dengan bangunan utama.

Berdasarkan rekaman video di lokasi kejadian, api tampak berkobar hebat melahap tumpukan kayu yang menjadi bahan bakar tungku penggorengan kerupuk. Kondisi di dalam bangunan terlihat membara merah dengan kepulan asap tebal menyelimuti area atap. Sejumlah personel pemadam kebakaran tampak berjibaku menyemprotkan air di tengah kegelapan subuh demi melokalisasi api agar tidak merembet ke pemukiman warga.

Komandan Regu Lapangan Damkar Satpol PP Karanganyar, Sularto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut sekitar pukul 04.12 WIB.

“Setelah menerima laporan dari pemilik dapur, yakni Pak Yatno, kami langsung mengerahkan personel dan armada ke lokasi. Response time yang kami tempuh sekitar 13 menit, dan tim sudah sampai di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pada pukul 04.25 WIB untuk langsung melakukan tindakan pemadaman,” ujar Sularto saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Menurut Sularto, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 03.30 WIB ketika pemilik rumah mendengar suara letupan dari arah atap. Saat dicek, kobaran api ternyata sudah membesar dan menguasai area tumpukan kayu bakar di dapur produksi kerupuk miliknya.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens. Berdasarkan video lanjutan pasca-kebakaran, kondisi dalam gudang atau dapur tersebut tampak menghitam dan dipenuhi puing-puing material yang hangus. Petugas Damkar dibantu unsur terkait terus melakukan penyemprotan dan mengurai material sisa kebakaran guna memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi di bawah reruntuhan.

“Penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara detail. Namun, fokus utama kami sejak subuh tadi adalah melokalisasi perambatan api. Berkat kerja keras tim di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 06.50 WIB,” tambah Sularto.

Upaya penjinakan si jago merah ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, di antaranya Damkar Karanganyar yang menerjunkan Armada Ayaxx dan Armada Matra, dibantu oleh personel BPBD Karanganyar, serta aparat kepolisian setempat yang mengamankan area sekitar lokasi.

Meskipun bangunan dapur mengalami kerusakan parah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam peristiwa ini. Adapun total kerugian materiil akibat hangusnya bangunan beserta fasilitas produksi kerupuk tersebut hingga saat ini masih dalam proses penafsiran oleh pihak berwenang. ( bre suroto )