FokusJateng.com – BOYOLALI, kurang dari 24 jam, petugas Damkar Kabupaten Boyolali mencatat 3 kali giat evakuasi ular di 4 titik berbeda.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono mengatakan regu 01, Regu 03, dan Regu 04 bergantian diterjunkan ke lokasi. Regu 04 tercatat paling sibuk pada Senin 1 Mei 2026 malam.
“Laporan pertama masuk pukul 23.15 WIB dari warga Kenteng Boyolali kota bernama Dhita,” katanya. Selasa 2 Juni 2026.
Unit Rescue AD7508XD regu 04 langsung bergerak ke lokasi begitu menerima aduan masyarakat. Tim kemudian melakukan penyisiran di area rumah hingga akhirnya berhasil menemukan dan menangkap ular tersebut menggunakan peralatan standar.
Bersamaan evakuasi ular di Kenteng, masuk laporan kedua pada pukul 00.18 WIB dari Warga Karanggede bernama Pujiyono. Kali ini Unit Water Supply AD 8041XD diterjunkan ke lokasi untuk menangani ular serupa.
Selanjutnya pada Selasa 2 Juni sekira pukul 06.20 WIB, Regu 03 sudah lebih dulu menangani laporan Muhamad Aufa Ridho Wibowo. Ular terlihat saat Aufa menyiram bunga di halaman rumah.
“Karena tidak berani mengevakuasi sendiri, ia memilih menghubungi Damkar. Petugas melakukan evaluasi medan kerja, evakuasi ular, hingga memastikan area sudah aman,” paparnya.
Kemudian pukul 07.00 WIB, Regu 01 mengevakuasi ular di atap rumah Warga bernama Siti.
Dijelaskan, kronologi awal korban kaget saat melihat ular melintas di atap rumah ketika hendak memasak, lalu segera melapor ke Damkar Boyolali.
Setelah dievakuasi, diketahui ular tersebut berjenis kobra jawa, yang terkenal memiliki bisa dan sangat berbahaya. Beruntung ular tidak sempat melukai pemilik rumah.
Maraknya laporan evakuasi ular ini diduga dipicu kondisi cuaca lembap dan musim peralihan. Ular cenderung mencari tempat yang hangat, kering, dan aman sehingga masuk ke permukiman warga.
Supriyono menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada jika terdapat ular yang berkeliaran di permukiman warga. Sebaiknya langsung melapor jika melihat adanya indikasi keberadaan ular maupun hewan berbahaya lainnya. (Yull/**)
