Hari Jadi  Ke-179 Boyolali, Sejumlah Agenda Digelar, Night Carnival Hingga Festival Soto Nusantara

Fokus jateng -BOYOLALI –Mengusung tema “Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi”, peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali pada 5 Juni tahun ini akan diramaikan berbagai agenda budaya.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-179 Boyolali, Syawalludin, mengatakan tema yang diusung memiliki filosofi mendalam tentang arah pembangunan Boyolali ke depan.

“Boyolali bersolek bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syawalludin usai Podcast Merapi di Simpang Siaga Boyolali. Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, Boyolali Bersolek menggambarkan semangat daerah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembangunan.  Adapun  sejumlah kegiatan itu diantaranya;

Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

Pemkab Boyolali kembali melanjutkan gerakan ramah lingkungan yang sempat menjadi perhatian publik pada tahun sebelumnya. Bupati Boyolali mengimbau instansi pemerintah, perusahaan maupun lembaga yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Jadi Boyolali agar mengganti karangan bunga dengan bibit pohon.

“Kami berharap gerakan ini semakin memperkuat komitmen Boyolali terhadap pelestarian lingkungan hidup,” kata Syawalludin.

Kirab Obor hingga Boyolali Night Carnival

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan rangkaian acara akan dimulai pada Kamis, 4 Juni 2026 dengan kegiatan khataman di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali. Malam harinya akan digelar Kirab Obor dan Niti Tilas dari Rumah Dinas Bupati menuju Kali Gede yang diikuti 22 camat se-Kabupaten Boyolali.

“Kirab tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan pembangunan Boyolali,” katanya.

Selanjutnya Jumat, 5 Juni 2026, akan dilaksanakan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran dilanjutkan pembukaan Merbabu Art Festival (Merbabu AdvFest) 2026. Puncak kemeriahan akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 melalui Kirab Budaya dan Boyolali Night Carnival yang diprediksi menjadi magnet ribuan pengunjung.

Festival Soto Nusantara, 500 Porsi Gratis untuk Warga

Agenda lain yang tak kalah menarik adalah Festival Soto Nusantara yang akan digelar di kawasan Patung Susu Murni Boyolali. Festival ini menghadirkan beragam kuliner soto khas Indonesia mulai dari Soto Boyolali, Soto Sokaraja, Soto Lamongan hingga berbagai varian soto dari daerah lainnya.  Sebanyak 500 porsi soto akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir diringi berbagai kegiatan kesenian, hiburan rakyat.

Merbabu Art Fest Angkat Tema “Titi Jagat

Salah satu agenda budaya yang paling ditunggu masyarakat adalah Merbabu Art Festival (Merbabu Art Fest) yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam.

Penggagas kegiatan, Harmoko, menjelaskan tema yang diangkat tahun ini adalah “Titi Jagat”, yang bermakna ruang kesadaran untuk mengingatkan manusia agar selalu rendah hati serta menghormati warisan para pendahulu.

Menariknya, pertunjukan tahun ini melibatkan pelajar SMP dan SMA dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali yang telah menjalani proses latihan selama tiga bulan.

“Titi Jagat adalah ruang kesadaran. Kita diajak untuk menyelaraskan diri dan menghargai warisan para pendahulu,” ujar Harmoko. ( ist/**)