FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak kecil di dalam rumah kembali menjadi pelajaran berharga. Gara-gara lepas dari pantauan saat bermain api, sebuah rumah milik warga Desa Kedungjeruk, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, hangus tak tersisa pada Selasa (28/7).
Peristiwa tragis ini bermula dari hal sepele. Cucu pemilik rumah, Tanem, yang masih berusia lima tahun tanpa sengaja membakar kertas di dalam ruangan. Tanpa disadari, api kecil tersebut dengan cepat menyambar taplak meja dan gorden, hingga akhirnya berkobar hebat melahap seluruh isi bangunan.
”Kebakaran terjadi lantaran cucu pemilik rumah yang berumur sekitar 5 tahun bermain api membakar kertas. Api menyambar taplak meja, merembet ke gorden, dan akhirnya membakar bangunan rumah,” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Kedungjeruk, Ari Agung.
Respon Cepat Gabungan Damkar
Mendapat laporan kobaran api yang membesar, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) gabungan dari wilayah Karanganyar dan Sragen langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas berjibaku melokalisasi api dan melakukan pendinginan guna mencegah perambatan ke pemukiman sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tepat waktu.
Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
Meski selamat dari bahaya, nasib naas harus ditanggung pemilik rumah. Tak ada barang berharga maupun perabotan yang sempat diselamatkan dari kepungan si jago merah. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Musibah di Mojogedang ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua dan pengasuh untuk selalu memastikan barang-barang pemantik api—seperti korek dan kertas—jauh dari jangkauan anak-anak, serta tidak melepas pengawasan saat balita beraktivitas di dalam rumah. ( gdr/bre)
