Fokus Jateng -JAKARTA, – Membawa semangat besar untuk memajukan olahraga otomotif tanah air, promotor Lightning Production bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat dan Pertamax dengan bangga menyelenggarakan kejuaraan FIM MotoMini Indonesia Series 2026. Sejalan dengan slogan IMI tahun 2026, yakni “IMI Menuju Prestasi Internasional”, ajang balap yang akan difokuskan di Sirkuit Karting Boyolali ini menjadi langkah nyata dalam mengantarkan talenta muda Indonesia menuju panggung dunia.
FIM MotoMini Indonesia Series, yang sebelumnya dikenal luas dengan nama FIM MiniGP, merupakan wadah bagi para talenta muda dari berbagai provinsi di Indonesia untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional. Dirancang secara khusus sebagai program edukasi dan pembibitan di bawah naungan Dorna Sports, ajang ini bertindak sebagai jembatan penting menuju program “Road to MotoGP”.
Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa ajang ini adalah fondasi krusial dalam mencetak pembalap kelas dunia.
“Kejuaraan Moto Mini Series merupakan tahapan awal dari piramida pembinaan balap motor kita. Mengendarai motor balap dengan postur dan karakter mesin yang didesain khusus menyerupai motor purwarupa adalah esensi dari MiniGP. Jika kita bermimpi melihat lebih banyak pembalap Indonesia mengibarkan Merah Putih di ajang MotoGP, fondasinya harus dibangun dengan standar internasional sejak usia dini. Lightning Production selaku promotor telah mengambil inisiatif yang sangat tepat untuk mewujudkan ekosistem ini di Indonesia, dan IMI Pusat mendukung penuh langkah tersebut,” ujar Moreno dalam keterangan tertulisnya Sabtu 12 September 2026.
Pada musim 2026 ini, para pembalap muda terbaik akan beradu kecepatan di lintasan dalam dua kelas utama, yakni kelas GP-0 (FIM MotoMini 160cc): Diperuntukkan bagi peserta dengan rentang usia 10 hingga 14 tahun. Kemudian kelas GP-2 (FIM MotoMini 190cc): Diperuntukkan bagi peserta dengan rentang usia 12 hingga 16 tahun.
Sistem penjenjangan karier (Career Path) pembalap dirancang dengan sangat terstruktur. Perjalanan dimulai dari Tier 1 (MotoMini Indonesia), menuju Tier 2 (Moto4 European Cup / AsiaCup), berlanjut ke Tier 3 (Moto3 Junior / Red Bull MotoGP Rookies Cup), naik ke Tier 4 (Moto2 / Moto3), hingga mencapai kasta tertinggi di Tier 5 yaitu MotoGP.
Para atlet yang berhasil mendominasi dalam gelaran seri nasional ini nantinya akan mendapatkan “golden tiket”. Puncak dari rangkaian pembinaan ini adalah pengiriman pembalap muda untuk bertarung di ajang “Final FIM MotoMini World Series” yang akan diselenggarakan di Circuito Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol pada November 2026 mendatang.
Harlan Fadhillah, Sporting Manager MotoMini Indonesia, menambahkan, “Gelaran ini adalah wujud nyata kontribusi kami dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2050. Kami tidak hanya berfokus pada pencetakan atlet balap yang kompetitif, tetapi juga pada pembentukan karakter sportivitas dan semangat nasionalisme.”
Sinergi kuat antara promotor, IMI Pusat, dan Pertamina Pertamax dalam ekosistem balap ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif ganda (multiplier effect). Penyelenggaraan sport and tourism ini ditargetkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, mendorong industri pariwisata, dan menarik minat investor terhadap potensi besar atlet muda Indonesia.
Selain menjadi ajang unjuk gigi bagi bibit-bibit unggul otomotif nasional, penyelenggaraan di Sirkuit Karting Boyolali ini diharapkan mampu memberikan dampak positif ganda (multiplier effect), mulai dari menggerakkan sektor ekonomi lokal, industri pariwisata, hingga menarik minat investor terhadap potensi besar atlet muda Indonesia.
Sejalan dengan pesan yang selalu ditekankan kepada para pejuang muda balap tanah air: “A Champion Never Gives Up”. Mari dukung bersama langkah anak-anak bangsa untuk mengharumkan nama Indonesia dan mengukir sejarah gemilang di kancah internasional! (*ist,/***)
