FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat. Bekerja sama dengan Polres Karanganyar dan lembaga pelatihan keamanan, BAZNAS resmi membuka pelatihan dasar Satuan Pengamanan (Satpam) angkatan ketiga pada Rabu (3/6).
Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta ini dibuka secara resmi di Aula Kantor Desa Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh pejabat penting dari Polda Jawa Tengah, di antaranya Kasubdit Binsatpam Polsus Ditbinmas Polda Jateng, AKBP Meyta Taliu, S.H., M.H., dan Kasibinlat Binpolsus Ditbinmas Polda Jateng, Kompol Rahma, S.H., M.H. Keduanya hadir untuk memberikan sambutan sekaligus motivasi langsung kepada para peserta.
Meningkatkan Kompetensi dan Membuka Peluang Kerja
Kasat Binmas Polres Karanganyar, AKP Sugiyanto, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja nyata di bidang jasa pengamanan. Keberhasilan program ini sudah terbukti dari angkatan-angkatan sebelumnya.
“Dua angkatan sebelumnya sebagian besar telah bekerja setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan Satpam. Mereka memperoleh sertifikat kompetensi yang menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja,” ujar AKP Sugiyanto.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini terus melonjak. Jika pada angkatan pertama dan kedua masing-masing hanya diikuti oleh 30 orang, pada angkatan ketiga ini jumlah peserta meningkat tajam menjadi 50 orang.
Materi Pelatihan Sesuai Standar Perpol
Selama sembilan hari ke depan, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi komprehensif yang mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
Materi yang akan diberikan meliputi:
-
Bela diri dasar
-
Teknik penjagaan dan pengamanan
-
Peraturan tugas Satpam
-
Pembinaan kepribadian dan disiplin
-
Etika profesi
-
Peningkatan kemampuan pelayanan kepada masyarakat
Untuk memastikan kualitas lulusan, instruktur pelatihan didatangkan langsung dari lembaga pendidikan Satpam resmi berizin di Jawa Tengah, dengan dukungan penuh dari personel Polres Karanganyar. Setelah lulus, peserta akan mengantongi sertifikat kompetensi resmi.
Pemberdayaan Berkelanjutan dari Dana Zakat
Di sisi lain, Ketua BAZNAS Karanganyar, Khafindi, mengungkapkan bahwa seluruh biaya pelatihan ini ditanggung sepenuhnya oleh BAZNAS Karanganyar dengan estimasi nilai Rp3,5 juta per peserta. Dana tersebut bersumber dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat.
“Program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka kesempatan kerja sehingga manfaat dana zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para peserta dan keluarganya,” terang Khafindi.
Khafindi juga memaparkan bahwa BAZNAS Karanganyar tidak hanya fokus pada pelatihan Satpam. Pihaknya aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi lainnya, seperti:
-
Pelatihan montir
-
Pelatihan barbershop (pangkas rambut)
-
Pelatihan digital marketing
-
Pelatihan usaha kopi (barista)
Prioritas Penyaluran Kerja
Kabar baiknya, para lulusan pelatihan Satpam angkatan ketiga ini tidak akan dibiarkan berjuang sendiri. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa para lulusan nantinya akan diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan tenaga pengamanan di berbagai perusahaan dan pabrik, baik yang berada di wilayah Karanganyar maupun daerah di sekitarnya. ( bre )
