Mengintip Mimpi Besar Sepak Bola Karanganyar: Dari Lapangan Kampung, Siap Unjuk Gigi ke Liga 1

FOTO : Rinto Subekti Saat Membersamai Sindhung Riwut FC di lapangan Desa Genthungan Mojogedang saat Penutupan Divisi Utama PSSI Karanganyar

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Geliat sepak bola di Bumi Intanpari makin terasa hidup dan menjanjikan. Sukses digelarnya Liga Internal PSSI Karanganyar Piala Bupati 2026 menjadi bukti nyata bahwa gairah mengolah si kulit bundar di level akar rumput tak pernah padam. Kompetisi ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan panggung besar bagi anak-anak muda lokal untuk unjuk bakat dan merajut mimpi.

Ketua Askab PSSI Karanganyar, Rinto Subekti, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sebanyak 99 klub lokal dari tiga kasta berbeda—Divisi Utama, Divisi 1, dan Divisi 2—telah tuntas menumpahkan keringat dan semangat mereka di lapangan hijau.

“Tentunya melalui kompetisi ini, kami berharap akan tumbuh bibit-bibit sepak bola baru yang murni berasal dari Karanganyar,” ujar Rinto dengan wajah berseri saat ditemui di sela-sela penutupan kompetisi di Lapangan Gentungan, Kecamatan Mojogedang.

Rinto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan luar biasa dari pemerintah daerah dan masyarakat Karanganyar yang selalu memadati pinggir lapangan. Baginya, konsistensi adalah kunci. PSSI Karanganyar berkomitmen penuh agar kompetisi seperti ini terus bergulir setiap tahun tanpa putus, demi menjaga asa pembinaan atlet yang berkesinambungan.

Mimpi Menembus Kasta Tertinggi

Ada target besar yang dicanangkan. Rinto menegaskan bahwa kompetisi internal ini adalah fondasi awal untuk membawa tim kebanggaan daerah, Persika Karanganyar, terbang lebih tinggi.

“Harapan besar masyarakat dan kami di PSSI adalah membawa Persika Karanganyar terus naik kasta hingga menembus Liga 1 di masa depan,” imbuhnya dengan nada optimistis.

Langkah konkret pun langsung diambil menyongsong kompetisi Liga 3 yang sudah di depan mata. PSSI Karanganyar bergerak cepat dengan menerjunkan tim monitoring khusus sepanjang liga internal berlangsung. Tujuannya satu: memburu talenta asli daerah yang paling menonjol untuk mengisi kerangka skuad utama Persika Karanganyar.

“Kami melihat ada potensi besar dari para pemain lokal asli Karanganyar. Lewat tim monitoring ini, kami akan menjaring mereka. Jadi, saat Persika menghadapi Liga 3 nanti, mayoritas skuadnya akan diisi oleh putra daerah sendiri,” tegas Rinto.

Sandung Riwut FC Angkat Piala

Gelaran Piala Bupati 2026 kali ini resmi melahirkan jawara baru. Tampil trengginas di partai puncak, Sandung Riwut FC sukses mengunci gelar Juara 1 sekaligus memboyong trofi bergengsi Piala Bupati 2026 ke markas mereka.

Sementara itu, Jaguar FC yang memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir harus puas keluar sebagai runner-up atau Juara 2. Kejutan menarik juga terjadi di perebutan tempat ketiga, di mana dua tim tangguh, Putra Kaliboto FC dan Bull Warior FC, dinobatkan sebagai Juara 3 Bersama setelah sama-sama berjuang habis-habisan di babak semifinal.

Kompetisi telah usai, namun kerja keras baru saja dimulai. Dari lapangan-lapangan desa di Karanganyar, mimpi besar untuk melihat putra daerah berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia kini resmi dimulai. ( bre suroto )