Ratusan Pendekar PSHT Cabang Boyolali Pusat Madiun Latihan Bersama di Pengging Banyudono 

fokusjateng.com – Suasana peseduluran dan kesungguhan mewarnai kegiatan para pesilat Setia Hati Terate Cabang Boyolali – pusat Madiun  di Gedung Serba Guna Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali  pada Minggu 17 Mei 2026 pagi.

Ratusan siswa sabuk putih dari berbagai penjuru Boyolali menggelar persamaan senam dan jurus bagi calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate tahun 2026.

Menurut Ketua Dewan Cabang Taryono, bahwa setidaknya ada 310 siswa dari 20 ranting yang mengikuti latihan persamaan tingkat Cabang ini. Dalam latihan ini, para siswa dihadapkan dengan materi untuk menyamakan gerakan antara satu sama lain meliputi, gerakan senam dan jurus.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Boyolali – Pusat Madiun, Tri Hartono dan juga di dampingi segenap anggota dewan cabang. Turut hadir ketua Perwakilan Pusat untuk Jawa Tengah AKBP (P) Sapta Yohanis.

“Ada 310 calon warga baru, dari 20 ranting di kabupaten Boyolali bervariasi jumlah pesertanya,” kata ketua dewan cabang Taryono. Minggu.

Sementara dalam sambutannya, Ketua Cabang Tri Hartono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program cabang bagi calon warga baru untuk memberikan pembekalan materi dan persamaan senam dan jurus SH Terate sesuai dengan kurikulum SH Terate yang telah di sahkan dan berlaku sesuai dengan Hak paten yang telah di sahkan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Selain itu juga untuk menyamakan persepsi baik jurus, senam dasar dan tehnik pencak silat lainnya, juga untuk menjalin silaturahmi dan juga untuk memupuk rasa persaudaraan antara siswa/ siswi juga antar warga Persaudaraan Setia Hati Terate,” ucapnya.

Senada, Ketua Perwapus Jateng AKBP (P) Sapta Yohanis dalam sambutannya mengajak calon warga untuk selalu berbuat dan bertindak untuk bisa memayu Hayuning Bawono atau memberikan kedamaian dan kenyamanan bagi masyarakat sekitar bukan membuat keonaran dan keributan juga dalam kesempatan ini Sapto Yohanis mengajak warga dan calon warga baru 2026 tidak kendor dan terpengaruh oleh berita berita yang sesat dan tidak berdasar.

“Setia Hati Terate yang di pimpin ketua umum R. Moerjoko, HW adalah pemegang hak merk klas 41 dimana pemegang hak merk punya hak untuk melakukan kegiatan sesuai hak yang dimiliki dan tidak ada pihak pihak yang bisa melarang untuk itu,” tegas Sapto.

Turut hadir Kapolsek Banyudono AKP Tri Mulyono, dalam arahannya menyampaikan untuk menjaga kondusifitas Boyolali diperlukan peran semua pihak tidak hanya mengandalkan unsur polisi termasuk keberadaan PSHT.

” Kami mengajak kepada adik-adik untuk ikut serta menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah agar suasana Boyolali tetap sejuk dan damai” ujarnya.

Diketahui usai gelaran persamaan senam dan jurus, kegiatan di lanjutkan pembekalan bagi calon warga baru dengan Nara sumber ketua cabang Boyolali Tri Hartono yang memberikan pembekalan berupa syarat syarat mengikuti pengesahan yang akan dilaksanakan Juni 2026. Adapun Ketua Dewan cabang SH Terate Boyolali memberikan materi sejarah SH Terate secara nasional dan sejarah SH Terate Boyolali yang berdiri sejak tahun 1985 dengan nomor induk cabang 050.

Tidak hanya itu, para siswa juga diberikan materi oleh lembaga Hukum dan Advokasi SH Terate cabang Boyolali yang pada intinya menekankan kekuatan hukum yang kuat dan pasti bagi SH Terate cabang Boyolali – pusat Madiun, setelah pembekalan selesai acara ditutup dengan doa bersama. ( ist/**)