fokusjateng.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Boyolali kembali menangani kejadian non-kebakaran pada Minggu siang 17 Mei 2026 . Laporan diterima terkait kunci mobil yang tertinggal di dalam kendaraan milik warga, Peristiwa itu terjadi di depan Kantor Satpol PP Kabupaten Boyolali.
Kejadian bermula saat seorang warga Boyolali, bernama Sutrisno, melaporkan kondisi kendaraannya yang tak bisa dibuka sekitar pukul 11.30 WIB.
Sedianya, ia bermaksud turun sejenak untuk melaksanakan salat Dhuhur di Masjid Ageng yang berada tepat di sebelah barat kantor Satpol PP setempat. Namun karena terburu-buru, dia lupa mencabut kunci kontak. Tak lama berselang, sistem pengunci otomatis mobil aktif dan pintu terkunci rapat.
Merespons laporan tersebut, Regu 01 Damkar Boyolali bergegas ke lokasi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun efisien. Dengan menggunakan teknik khusus dan peralatan berupa plat penggaris besi panjang, petugas hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk membuka pintu mobil tanpa harus merusak bodi maupun kaca kendaraan.
“Evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kerusakan pada mobil. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kunci sudah dicabut sebelum meninggalkan kendaraan,” kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, Minggu.
Dia menambahkan, penanganan cepat dan tepat menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan. Kejadian serupa memang kerap terjadi dan menjadi salah satu bentuk permintaan bantuan yang cukup sering masuk ke regu penyelamatan.
“Kejadian seperti ini cukup sering terjadi dan biasanya menimpa pengendara yang terburu-buru,” pungkasnya. ( yull/**)
