FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karanganyar mengakibatkan Sungai Bengawan Solo meluap pada Rabu (15/4/2026). Akibatnya, sejumlah pemukiman warga di bantaran sungai mulai terendam air dengan ketinggian mencapai satu meter.
Kepala BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, melaporkan bahwa titik banjir terparah terpantau di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.
“Di Dusun Daleman, Desa Ngringo, sempat terendam dengan ketinggian air sekitar satu meter pada titik terdekat dengan sungai,” ujar Hendro dalam laporan resminya, Rabu (15/4).
Data Warga Terdampak
Berdasarkan data BPBD, terdapat puluhan warga yang terdampak luapan sungai tersebut, di antaranya:
-
Total Populasi Berisiko: 40 KK dengan total 136 jiwa.
-
Warga Terdampak Langsung: Sekitar 15 KK atau 49 jiwa yang rumahnya mulai terendam.
Meskipun sempat mengalami kenaikan pada pagi hari, Hendro memastikan bahwa kondisi air pada siang hari ini sudah mulai berangsur surut.
Pantauan di Wilayah Lain
Selain di Kecamatan Jaten, luapan air juga terpantau di jalur penghubung antara Desa Tlumpuk dan Desa Kebak di Kecamatan Kebakkramat. Namun, Hendro menjelaskan bahwa kondisi di wilayah tersebut masih relatif aman.
“Alhamdulillah di Kebakkramat air baru sampai ke pekarangan, belum sampai masuk ke pemukiman warga,” tambahnya.
Penyaluran Logistik
Sebagai bentuk penanganan awal, pihak BPBD bersama Camat Jaten, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pj Kepala Desa Ngringo telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi warga.
Pemerintah setempat juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan untuk menunjang kegiatan kerja bakti maupun kebutuhan konsumsi warga yang terdampak.
“Kami terus melakukan pemantauan wilayah. Untuk saat ini, situasi secara keseluruhan di Kabupaten Karanganyar masih terpantau aman dan terkendali,” tutup Hendro. ( rls/ bre )
