FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Teka-teki mengenai kelanjutan pembangunan Kampus 3 UIN Raden Mas Said Surakarta di Kabupaten Karanganyar akhirnya menemui titik terang. Kepastian dimulainya pembangunan fisik pada tahun 2026 ini membawa angin segar, terutama bagi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang selama ini menantikan realisasi proyek strategis tersebut.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengungkapkan rasa leganya setelah mendapatkan pemaparan progres terbaru dari pihak universitas. Menurutnya, kepastian ini merupakan jawaban yang dinanti-nantikan oleh warga Bumi Intanpari.
“Yang jelas kami sudah lega. Banyak masyarakat yang menanyakan sebenarnya lahan ini akan digunakan untuk apa. Alhamdulillah, sekarang sudah proses lelang dan mudah-mudahan segera terealisasi,” ujar Rober usai audiensi di Kantor Bupati, Rabu (15/4).
Tahapan Pembangunan: Anggaran Awal Rp40 Miliar
Wakil Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Raden Lukman Fauroni, menjelaskan bahwa proyek ini telah melewati rangkaian tahapan panjang sejak tahun 2023. Pada tahun 2026, fokus utama adalah pembangunan gedung pendidikan multi-purpose.
Berikut adalah timeline pengembangan Kampus 3 UIN Raden Mas Said:
-
2023: Pematangan lahan tahap pertama.
-
2024: Penyusunan master plan kawasan kampus.
-
2025: Pematangan lahan tahap kedua.
-
2026: Dimulainya pembangunan fisik gedung pendidikan dan student center.
“Untuk tahap pertama ini, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp40 miliar untuk satu gedung. Pendanaannya menggunakan skema Badan Layanan Umum (BLU) internal kampus,” jelas Fauroni.
Target Operasional Tahun Depan
Meski total kebutuhan anggaran sesuai master plan diprediksi mencapai Rp1 triliun, pihak kampus berkomitmen melakukan pembangunan secara bertahap di atas lahan seluas 10 hektare tersebut.
Saat ini, proses lelang proyek tengah berlangsung di Jakarta. Muh. Said, perwakilan pihak kampus lainnya, menegaskan bahwa pengerjaan fisik diproyeksikan dimulai dalam waktu dekat.
Target Utama Pembangunan:
-
Mei 2026: Estimasi dimulainya pengerjaan fisik.
-
7–8 Bulan: Durasi pengerjaan agar gedung fungsional.
-
2027: Target gedung sudah mulai bisa digunakan untuk aktivitas akademik.
Mendorong Ekonomi Lokal
Bupati Rober Christanto, yang didampingi Sekda Karanganyar Kurniadi Maulato, mendorong agar eksekusi di lapangan dilakukan secepat mungkin. Ia berharap kehadiran kampus ini tidak hanya memajukan sektor pendidikan, tetapi juga menjadi multiplier effect bagi ekonomi warga sekitar.
“Kami mohon segera dieksekusi. Kami akan terus berkoordinasi karena kami menjembatani kebutuhan masyarakat. Dengan adanya kepastian ini, kami bisa menjawab pertanyaan warga dengan data yang jelas,” tegas Rober.
Dengan dimulainya pembangunan Kampus 3 ini, Karanganyar bersiap menjadi pusat baru pengembangan pendidikan tinggi berbasis keislaman di wilayah Solo Raya, yang diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. ( bre suroto )
