FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karanganyar mengakibatkan Sungai Bengawan Solo meluap. Akibatnya, sejumlah dusun di Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, terendam air pada Rabu (15/4/2026).
Tim Relawan Gabungan Kebakkramat-Tasikmadu (REKATT) bersama unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan langsung bergerak cepat ke lokasi sejak pukul 10.30 WIB untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga.
Data Kerusakan dan Wilayah Terdampak
Berdasarkan pendataan tim di lapangan, luapan air masuk ke pemukiman dengan tingkat dampak yang bervariasi. Berikut adalah rincian klaster dampak di Desa Waru:
-
Dusun Jengglong (RT 04/RW 12): 1 rumah (2 KK) kategori berat (air masuk ke dalam rumah), 9 rumah kategori sedang, dan 2 rumah kategori ringan.
-
Dusun Ngentak (RT 03): 1 rumah kategori sedang (air di pekarangan).
-
Dusun Kedung Ringin (RT 09): 1 rumah kategori sedang.
-
Dusun Tlumpuk & Dusun Gunden: Masing-masing 1 rumah terdampak ringan dengan akses aktivitas yang mulai terbatas.
Kesaksian Relawan di Lapangan
Udin, salah satu relawan yang bertugas di lokasi, menyampaikan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan mengamankan aset berharga.
“Begitu ada laporan masuk di grup WhatsApp REKATT, kami langsung meluncur ke TKP. Fokus kami adalah evakuasi barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak terendam air,” ujar Udin saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatannya.
Ia juga menambahkan bahwa tim terus memantau debit air Bengawan Solo secara berkala. “Kami sisir satu per satu rumah warga, terutama di Dusun Jengglong yang terdampak paling cukup parah karena air sudah masuk ke dalam bangunan,” imbuhnya.
Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Camat Kebakkramat, Joko Setyono, didampingi Danramil dan Kapolsek Kebakkramat. Personel gabungan yang terlibat terdiri dari:
-
SIBAT PMI Desa Kebak
-
Destana Desa Waru
-
Relawan Kebakkramat & Pottlot Tasikmadu
-
Relawan Ubyang-Ubyung
Selain melakukan pendataan KK (Kepala Keluarga), petugas juga menyiagakan satu unit Ambulance Destana Waru dan kendaraan pribadi untuk mobilisasi darurat. Hingga berita ini diturunkan, relawan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi adanya kiriman air susulan mengingat cuaca yang masih fluktuatif. ( bre suroto )
