FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Gubernur Jawa Tengah, Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir di Dusun Banaran, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, pada Selasa (15/4/2026).
Banjir yang menggenangi permukiman warga sejak Senin (14/4/2026) ini dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi, yang berujung pada luapan Sungai Bengawan Solo. Berdasarkan pantauan di lokasi, Gubernur menyebut bahwa salah satu titik simpul terdampak di wilayah Karanganyar memang disebabkan oleh kenaikan debit sungai tersebut.
Koordinasi Pembangunan Parapet
Dalam tinjauannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya solusi permanen untuk mencegah banjir berulang. Meski kewenangan teknis sungai berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Bupati Karanganyar untuk langkah percepatan.
“Kita cek satu simpul saja di wilayah Karanganyar, ini akibat luapan Bengawan Solo. Artinya kalau kita bicara kewenangan adalah BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati, kita bisa ajukan untuk bikin parapet 200 meter selesai,” ujar Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan di lokasi.
Gubernur juga menambahkan bahwa saat ini kondisi air di titik lokasi berangsur-angsur mulai surut.
Pendampingan dan Evakuasi Cepat
Kehadiran Gubernur di Desa Ngringo didampingi langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E..
Pasca kejadian, relawan bersama aparat setempat telah bergerak cepat melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, pakaian, hingga obat-obatan bagi warga terdampak. Bupati Rober Christanto menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat adalah bentuk komitmen nyata untuk meringankan beban masyarakat.
“Bantuan yang datang secara cepat dan tepat sasaran sangat membantu meringankan beban warga terdampak banjir,” ungkap Rober.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui dinas terkait dan para relawan terus bersiaga untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi hingga situasi kembali normal sepenuhnya. ) rls/ bre )
