FOTO : H. ROBER CHRISTANTO Ketua DPC PDIP Karanganyar Saat menyerahkan Hewan Qur’ ban
FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui penyembelihan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Bertempat di kantor DPC, suasana kebersamaan begitu kental terasa saat pengurus, kader, dan warga sekitar bahu-membahu dalam prosesi penyembelihan hingga pembagian daging qurban.
Ketua DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Rober Christanto, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas peningkatan drastis jumlah hewan qurban pada tahun ini. Jika tahun lalu DPC hanya menyembelih 3 ekor sapi, kini jumlahnya melonjak lebih dari 100 persen menjadi 7 ekor sapi.
“Alhamdulillah, peningkatannya signifikan, lebih dari 100 persen. Dari yang tahun kemarin cuma 3 ekor, hari ini ada 7 ekor sapi. Ini menunjukkan semangat untuk berqurban dan berbagi di wilayah Kabupaten Karanganyar terus meningkat. Semoga tahun depan bisa bertambah kembali,” ujar Rober saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Hewan-hewan qurban tersebut berasal dari gotong royong berbagai pihak internal partai, mulai dari tokoh nasional hingga daerah. Di antaranya berasal dari Mbak Puan Maharani, Mbak Pinka, Pak Dolfie, Rober Christanto sendiri, Pak Manto, serta sumbangan kolektif dari teman-teman pengurus DPC dan Fraksi PDI Perjuangan Karanganyar.
Meneladani Nabi Ibrahim dalam Konteks Kekinian
Bagi Rober Christanto, momentum Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan atau acara bagi-bagi daging semata. Lebih dari itu, ada pelajaran mendalam dari sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang harus diimplementasikan dalam kehidupan modern saat ini, terutama bagi para pemangku kebijakan dan kader partai.
“Ini adalah momen berbagi, momen di mana kita mendapatkan pelajaran berharga dari Nabi Ibrahim yang kemudian ditunjukkan kepada Nabi Ismail. Ismail-nya di sini, dalam konteks kekinian, adalah jabatan, pangkat, atau kepentingan apa pun. Semua hal itu (ego dan kepentingan pribadi) harus siap dilepaskan demi kemaslahatan yang lebih besar,” filosofi Rober dengan mendalam.
Ia menekankan bahwa esensi utama dari ibadah qurban ini adalah keikhlasan yang tulus untuk mengabdi kepada masyarakat luas.
Qurban sebagai Media Gotong Royong Tiga Pilar Partai
Pelaksanaan qurban kali ini juga menjadi bukti nyata solidnya pergerakan tiga pilar PDI Perjuangan Karanganyar—struktural partai, legislatif (fraksi), dan eksekutif. Mereka melebur tanpa sekat, bekerja sama memastikan seluruh proses berjalan lancar agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bentuk kepedulian. Bukan hanya soal pembagian dagingnya saja, tetapi inilah wujud kebersamaan dan kegotongroyongan kami,” tambah Rober.
Daging qurban ini nantinya didistribusikan secara merata oleh panitia kepada masyarakat di lingkungan sekitar kantor DPC, struktur partai di tingkat bawah, serta warga yang berhak menerima.
Melalui momentum Idul Adha ini, PDI Perjuangan Karanganyar berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan gotong royong tidak berhenti pada hari raya saja, melainkan terus mengakar dalam setiap derap langkah partai untuk selalu hadir dan menangis serta tertawa bersama rakyat. ( bre suroto )
