FOKUSJATENG.COM,KARANGANYAR — Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Nayan RT 01 RW 07, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Senin (27/7/2026) siang. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh percikan api dari tobong (tempat pembakaran) batu bata yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut menimpa kediaman milik Ibu Wagiyem. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api mulai berkobar sekitar pukul 14.40 WIB dan membakar tumpukan kayu yang berada di areal rumah korban.
Saksi mata di lokasi kejadian, Agustina Wulan, menuturkan bahwa dirinya melihat tumpukan kayu milik Ibu Wagiyem sudah dalam keadaan terbakar. Diduga, percikan api terbang dari tobong batu bata lalu menyambar tumpukan kayu kering tersebut.
Melihat kobaran api yang kian membesar, Wulan segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya demi mencegah si jago merah merembet dan menghanguskan seluruh bangunan rumah. Di saat yang sama, salah seorang warga bernama Rian langsung menghubungi Mako Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar.
Respon Cepat Tim Damkar
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar bergerak cepat menuju lokasi musibah dengan mengerahkan dua unit armada pemadam, yakni Armada AYAXX dan Bakorwil. Petugas mencatatkan response time yang tergolong cepat, yakni sekitar 10 menit.
Petugas Damkar Karanganyar, Kris Wahyu, membenarkan adanya laporan serta tindakan pemadaman yang dilakukan oleh timnya di lokasi tersebut.
”Kami menerima laporan sekitar pukul 14.40 WIB dan tim langsung meluncur ke lokasi kejadian. Pukul 15.00 WIB, petugas tiba dan langsung melakukan penanganan berupa penyemprotan serta pendinginan agar api tidak semakin meluas,” ujar Kris Wahyu saat memberikan keterangan, Senin (27/7/2026).
Upaya pemadaman berjalan lancar berkat sinergi dan kolaborasi padu antara:
- 2 Unit Damkar Karanganyar
- Satpol PP Kabupaten Karanganyar
- Relawan
- Warga Setempat
Korban Jiwa Nihil
Api berhasil dijinakkan secara total dan situasi dinyatakan aman sepenuhnya pada pukul 15.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Mengenai total kerugian material yang dialami oleh Ibu Wagiyem akibat terbakarnya tumpukan kayu tersebut, Kris Wahyu menyampaikan bahwa saat ini masih dalam proses pendataan dan belum bisa ditaksir.
Atas kejadian ini, pihak Damkar Karanganyar mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang memiliki aktivitas pembakaran batu bata atau perapian terbuka, untuk senantiasa waspada dan memastikan tidak ada percikan api yang berpotensi memicu kebakaran di pemukiman. (mj/bre)
