Hari Lahir Pancasila 2026: Pemkab Karanganyar Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Ekonomi Kuat dan Makmur

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 sebagai momentum membangkitkan rasa nasionalisme. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan menjadi landasan kuat untuk bergotong royong dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang tangguh menuju Karanganyar yang lebih makmur.

Pesan penguatan ekonomi dan nasionalisme tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) sekaligus Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin (1/6/2026).

Upacara khidmat ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Karanganyar.

Pancasila sebagai Penggerak Ekonomi dan Gotong Royong

Dalam amanatnya, Bupati Rober Christanto menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila yang tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, nilai gotong royong yang terkandung di dalamnya harus diimplementasikan secara nyata, terutama dalam fase pembangunan ekonomi daerah yang sedang berjalan secara masif.

“Persatuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Ketika kita saling menghormati, saling membantu, dan mengedepankan semangat gotong royong, maka kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera dapat terwujud,” ujar Bupati Karanganyar.

Pemkab Karanganyar meyakini bahwa di tengah situasi pemulihan dan penguatan ekonomi saat ini, modal sosial berupa kebersamaan adalah kunci utama. Sektor ekonomi lokal—mulai dari pertanian, pariwisata, hingga UMKM—hanya akan tumbuh maksimal jika didorong oleh rasa nasionalisme dan sinergi lintas sektor.

“Karanganyar akan semakin maju dan makmur apabila seluruh masyarakat bergerak bersama, menjaga kerukunan, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerahnya. Semangat itulah yang diwariskan para pendiri bangsa kepada kita,” tegasnya.

Menjaga Tunas Bangsa di Era Digital

Selain fokus pada penguatan ekonomi dan nasionalisme, Bupati juga menyoroti pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya generasi muda. Karakter pemuda yang berasaskan Pancasila dinilai menjadi benteng utama dalam menghadapi era digital.

Bupati mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Ruang digital diharapkan menjadi sarana penyebaran informasi positif yang mampu mendorong kreativitas, inovasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Bumi Intanpari.

Apresiasi Kreativitas Generasi Muda

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kreativitas pemuda yang berdampak pada masyarakat, pada akhir kegiatan Pemkab Karanganyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyerahkan penghargaan kepada para pemenang News Anchor Competition “Gempur Rokok Ilegal”.

Kompetisi ini menjadi wadah edukasi sekaligus ajakan bagi generasi muda untuk ikut mengamankan pendapatan negara dari sektor cukai. Berikut adalah daftar pemenang kompetisi tersebut:

  • Juara I: Airima Saraswati (SMA Negeri 1 Kerjo)

  • Juara II: Herlin Vivianita (MAN 1 Karanganyar)

  • Juara III: Ariska Meylani (SMK Negeri 1 Karanganyar)

  • Juara Harapan I: Aissyah Putri Rahmadhani (SMK Negeri 1 Karanganyar)

  • Juara Harapan II: Geovani Ristya Ningrum (SMK Negeri 1 Karanganyar)

  • Juara Harapan III: Nevalia Ezra Ayu Wibowo (SMK Negeri 1 Karanganyar)

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila 2026 ini, Pemkab Karanganyar berharap sinergi antara pembangunan karakter generasi muda, semangat gotong royong masyarakat, dan kebijakan ekonomi pemerintah dapat berjalan beriringan untuk menciptakan Kabupaten Karanganyar yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. ( rls/ bre )