Pemerintah Australia Serahkan Hibah Penyediaan Air Bersih ke Kecamatan Ngemplak Boyolali

Perwakilan Pemerintah Australia mendengarkan paparan Direktur Utama PUDAM Tirta Ampera Boyolali Cahyo Sumarso Selasa 10 Oktober 2017. (Dok. Kominfo Boyolali/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – BOYOLALI – Pemerintah Australia bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Keuangan, memberikan hibah berupa penyediaan air bersih dan sanitasi di beberapa wilayah di Indonesia. Melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Ampera, Boyolali dipilih sebagai penerima hibah penyediaan air bersih dan sanitasi.

Dipilihnya Boyolali dianggap mitra Pemerintah Daerah (Pemda) melihat kapasitas dalam komitmen anggaran serta kemampuan teknis yang dimiliki Boyolali. Kecamatan Ngempak menjadi salah satu wilayah yang memperoleh hibah air bersih. Untuk lebih mengontrol pemberian hibah tersebut, tim dari Australia mengevaluasi sejauh mana hibah tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selama dua hari Senin-Selasa (9-10/10), evaluasi dilakukan di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali dan dilanjutkan peninjauan di lokasi serta wawancara dengan warga penerima manfaat.

Director Water Sanitation Hygiene Section Health and Water Branch, Department of Foreign Affairs and Trade Australia, Marcus Howard menjelaskan hasil yang paling nyata yang dapat dilihat dengan adanya bantuan hibah.


”Kami telah melihat hasil yang cukup menggembirakan dengan lebih banyak orang ataupun rumah tangga yang memiliki air bersih untuk hasil yang paling nyata. Selain itu Pemerintah Australia telah melihat langkah Pemda untuk meningkatkan anggaran penyediaan air bersih,” terang Marcus di Balai Desa Ngargorejo Kecamatan Ngempak.

Senada dengan Marcus, Direktur Utama PUDAM Cahyo Sumarso mengungkapkan bantuan Autralia yang berwujud uang tunai sebesar Rp 15 milyar sangat membantu masyarakat Boyolali.

“Kita [PUDAM] berharap sekali dengan adanya program nasional dalam pengadaan air bersih dapat menjadi prioritas sehingga kita telah menyusun rencana harus dapat memasang semua rumah dengan saluran air bersih,” ungkap Cahyo.

Warga sekitar menyambut baik adanya bantuan hibah tesebut. “Saya dan sekeluarga bisa menikmati air bersih, jadi saya tidak khawatir lagi dengan masalah kesehatan saat mengkonsumsi air,” terang salah satu warga, Siti Kamsidah.