Belasan Peserta Luar Negeri Antusias ikuti International Short Course UNS 

Fokus Jateng – SOLO- International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature berjalan lancar dan sukses. Kolaborasi Program Studi S1 Pendidikan Biologi, S2 Pendidikan Sains dan S2 Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam menyelenggarakan acara International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature dengan sponsori LPDP untuk SDGs berjalan dengan baik.

Antusias peserta International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature terlihat, dengan peserta dari luar negeri sebanyak 12 orang dari batas maksimal 40 peserta yang boleh terlibat berlangsungkan di Desa Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 15–17 Mei 2026.

Pelaksanaan International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature berlangsung selama 3 hari sangat menarik dalam setiap proses dan tahapannya. Diawali dengan pelepasan burung dan penanaman pohon saat field tracking sebagai bentuk konservasi burung dan tumbuhan di Purwosari.

“Desa Purwosari ini memiliki kekayaan ekologis dan potensi keanekaragaman hayati yang luar biasa, khususnya jenis burung lokal yang eksotis. Hanya saja, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan secara lestari oleh masyarakat setempat,” kata Ketua panitia, Dr. Puguh Karyanto, S.Si, M.Si, Ph.D, Senin 29 Juni 2026.

International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature diikuti total peserta 40 orang yang meliputi mahasiswa S1, S2 dan S3, terdapat peserta asing atau peserta luar negeri sebanyak 12 orang. Adapun 12 peserta luar negeri tersebut berasal dari Turki 4 Orang, Filipina 4 Orang, Malaysia 3 orang, Pakistan 2 Orang, Nigeria, Aljazair 1 orang, Nigeria 1 orang, Rwanda 1 orang dan Burundi 1 orang.

“Seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh tahapan International Short Course yang diselenggarakan panitia,” kata Dr. Puguh.

International Short Course tentang Biodiversity Calls Us For Partnership To Conserve Nature mengundang narasumber Mohammad Saiful Mansor dari Universiti Kebangsaan Malaysia), Riza Marlon dari Wildlife Photographer, Tegar Cahya Putra dan Nurjiwata yang merupakan Praktisi kopi dan teh. International Short Course yang membahas tentang Keanekaragaman Hayati yang bermitra dalam Konservasi Alam berlangsung di Purwosari, Kulon Progo, Yogyakarta dengan peserta yang mendapatkan manfaat berupa wawasan baru, pengetahuan baru dan pengalaman baru.

 

*Berjalan Sukses*

Menurut Dr. Puguh Karyanto, S.Si, M.Si, Ph.D, International Short Course yang dirancang khusus bagi mahasiswa, baik dalam negeri dan luar negeri ini menggabungkan ilmu konservasi, kewarganegaraan keanekaragaman hayati, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan berbasis komunitas dalam satu perjalanan pembelajaran yang terpadu.

“Kegiatan dimulai dengan pengenalan potensi Desa Wisata Burung Purwosari yang disampaikan langsung Sri Murtini, A. Md selaku lurah setempat,” ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan hiburan dengan penampilan tari Gambyong yang ditampilkan oleh mahasiswa S1 Pendidikan Biologi FKIP UNS, Hayu dan Inna.

Setelah selesai masuk sesi Craft Your Cup : Barista in an Hour yang ditampilkan oleh Tegar Cahya Putra dari Lestari Purwosari. Lalu dilanjutkan acara Field Tracking: Observing birds’ diversity, lalu Beauty of the Wings: Revealing Bird Beauty yang dipandu langsung oleh Dr. Mohammad Saiful bin Mansor dari Universiti Kebangsaan Malaysia.

Selanjutnya, Lens on Biodiversity: Commercial Wildlife Photography/Stock Photography yang disampaikan oleh Riza Marlon, Wildlife Photojournalist dan Arif Indrianto serta Nikon Solo Photografer. Dilanjutkan dengan Sharing session on Biodiversity Education from Marmara University, Turkey sekaligus Bird Storytelling. Ada pula acara Palm Sugar Production Experience oleh Nur Jiwata and team dari Lestari Purwosari maupun acara Whispers of the Bud: White Tea Processing Class.

“Jadi, berbagai rangkai yang ada berjalan dengan baik dan peserta sangat antusias,” pungkasnya. (Ist/**)