Dongkrak Daya Saing Produk Lokal, Sekolah Vokasi UNS Latih UMKM Jaten Karanganyar Kuasai Fotografi Smartphone dan TikTok

 

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Grup Riset Komunikasi Visual Program Studi Sarjana Terapan Desain Media Digital, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, menggelar aksi nyata untuk mendorong digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Bumi Intanpari.
Bekerja sama dengan Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, tim akademisi UNS menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk “Pelatihan Fotografi Produk dan Optimalisasi Pemasaran melalui Media TikTok” di Aula Balai Desa Jaten. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Kamis (25/6) dan Sabtu (27/6/2026) ini, didanai penuh melalui Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat UNS NON APBN tahun anggaran 2026.

Ketua Forkom UMKM Kecamatan Jaten sekaligus penggagas acara, Yuyun Abriyanto Nugroho, A.Md., mengungkapkan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan mendesak para pelaku usaha lokal yang selama ini masih terkendala dalam hal pengemasan visual produk dan pemanfaatan media sosial secara komersial.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata dari Sekolah Vokasi UNS. Di era serba digital seperti sekarang, kemasan visual yang menarik adalah kunci pertama agar konsumen melirik produk kita. Selama ini, banyak anggota kami yang memiliki produk berkualitas prima, namun kesulitan dalam memasarkannya karena foto produk yang seadanya dan belum paham algoritma media sosial,” ujar Yuyun saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Yuyun menambahkan, keterlibatan aktif para dosen dan mahasiswa pendamping dalam pelatihan ini memberikan suntikan motivasi besar bagi belasan pelaku UMKM di Jaten yang menjadi peserta. Menurutnya, materi yang diberikan sangat aplikatif karena langsung mempraktikkan penggunaan smartphone yang dimiliki masing-masing peserta.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Grup Riset Komunikasi Visual sekaligus Ketua Prodi Sarjana Terapan Desain Media Digital UNS, Dr. Alfan Setyawan, S.Sn., M.Sn., menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di tingkat daerah.
“Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku UMKM untuk mampu memanfaatkan media visual dan platform digital secara optimal. Ini penting agar produk lokal Jaten memiliki daya saing yang kuat di pasar yang semakin kompetitif,” terang Dr. Alfan, yang dalam kegiatan ini didampingi anggota grup riset lainnya seperti Dedy Eka Timbul Prayoga, S.Sn., MSn., Nidyah Widyamurti, S.Sn., M.IKom., dan I Gusti Ngurah Tri Marutama, S.Sn., M.Sn.

Dua Hari Penajaman Skill: Dari Lensa HP hingga Algoritma TikTok

Pelatihan hari pertama yang digelar Kamis (25/6) menghadirkan fotografer dan videografer profesional, Muhammad Daffa Al Fayyadh, A.Md.Ds. Pada sesi ini, para peserta dibekali teknik dasar hingga lanjutan mengenai komposisi visual, pengaturan pencahayaan (lighting), hingga optimalisasi fitur kamera smartphone agar menghasilkan foto produk bernilai jual tinggi. Peserta tampak antusias membawa produk andalan masing-masing—mulai dari kuliner hingga kerajinan—untuk dijadikan objek praktik pemotretan langsung.
Tidak berhenti pada kualitas visual, pendampingan berlanjut pada Sabtu (27/6) dengan fokus optimalisasi pemasaran digital yang dipandu oleh Social Media Specialist, Julia Yasmin, A.Md.I.Kom. Peserta dikupas tuntas mengenai strategi membangun identitas merek (branding), pembuatan konten video pendek yang efektif, pemanfaatan algoritma TikTok, hingga teknik meningkatkan jangkauan (reach) dan interaksi dengan audiens.
Melalui sinergi komprehensif ini, pelaku UMKM di Kecamatan Jaten diharapkan tidak lagi sekadar menjadi penonton di era digital, melainkan mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional maupun global memanfaatkan platform media digital yang berbasis komunitas dan ekonomi kreatif. (bre)