KKN Kelompok 55 Desa Ngrombo: Program Kerja Individu : Pelatihan Pembukuan Sederhana Berbasis Digital bagi Pelaku UMKM Menggunakan Aplikasi BukuWarung

Oleh : Janneta Putri Wulandari

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Unisri Surakarta

Fokus Jateng -Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Desa Ngrombo Universitas Slamet Riyadi melaksanakan program kerja individu berupa pelatihan pembukuan sederhana berbasis digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan aplikasi BukuWarung. Kegiatan ini dilaksanakan kepada pelaku usaha Seblak Teh Gomel Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen pada 11 Agustus 2026.

Program kerja ini diinisiasi oleh Janneta Putri Wulandari, mahasiswa Program Studi Akuntansi, sebagai bentuk pendampingan kepada pelaku UMKM dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih sederhananya sistem pencatatan keuangan yang diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari, sehingga diperlukan pemahaman mengenai pembukuan yang mudah dan praktis untuk diterapkan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai pembukuan sederhana kepada pemilik usaha. Mahasiswa menjelaskan pengertian pembukuan, tujuan pembukuan, serta manfaat pencatatan transaksi bagi keberlangsungan usaha. Pemilik usaha diberikan pemahaman bahwa pembukuan tidak selalu harus dilakukan dengan sistem yang rumit, tetapi dapat dimulai dari pencatatan sederhana seperti pemasukan, pengeluaran, dan hasil penjualan setiap hari.

Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan aplikasi BukuWarung sebagai salah satu alternatif pembukuan digital yang dapat membantu pelaku UMKM dalam mencatat dan memantau transaksi usaha. Pada tahap ini dijelaskan mengenai fungsi aplikasi serta bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk membuat proses pencatatan keuangan menjadi lebih praktis dan mudah dilakukan.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan aplikasi BukuWarung secara langsung. Mahasiswa mendampingi pemilik usaha dalam melakukan pencatatan transaksi berdasarkan contoh kegiatan usaha seblak yang dilakukan sehari-hari. Praktik tersebut meliputi pencatatan pemasukan dari hasil penjualan serta pengeluaran yang berkaitan dengan kebutuhan operasional usaha.

Pendampingan dilakukan secara bertahap agar pemilik usaha dapat memahami setiap proses pencatatan dan mampu menggunakannya secara mandiri. Mahasiswa juga memberikan contoh sederhana mengenai bagaimana transaksi yang sebelumnya hanya diingat atau dicatat secara manual dapat dimasukkan ke dalam aplikasi sehingga data keuangan usaha dapat tersimpan dan lebih mudah dipantau.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat memahami bahwa pencatatan keuangan memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi usaha. Dengan adanya pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara rutin, pemilik usaha dapat mengetahui arus keuangan, memperkirakan hasil usaha, mengontrol pengeluaran, serta menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan terkait perkembangan usaha.

Janneta Putri Wulandari menyampaikan bahwa pembukuan merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM karena dapat membantu pemilik usaha mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas. Menurutnya, pembukuan tidak harus dimulai dengan pencatatan yang kompleks, tetapi dapat dilakukan secara sederhana dan konsisten sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan usaha.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap pelaku usaha dapat mulai membiasakan diri mencatat setiap transaksi yang terjadi. Dengan memanfaatkan aplikasi BukuWarung, proses pencatatan dapat dilakukan dengan lebih praktis sehingga pembukuan tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang sulit,” ujar Janneta.

Pelaksanaan program kerja ini mendapat respons positif dari pelaku usaha. Selain memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar pembukuan, pemilik usaha juga mendapatkan pengalaman baru dalam memanfaatkan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan pencatatan keuangan. Pendampingan secara langsung diharapkan dapat membantu pemilik usaha menerapkan pembukuan secara berkelanjutan setelah kegiatan KKN selesai.

Program kerja individu ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 55 Desa Ngrombo Universitas Slamet Riyadi dalam meningkatkan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM di desa. Melalui pengenalan pembukuan sederhana dan praktik penggunaan aplikasi BukuWarung, diharapkan pelaku usaha dapat membangun kebiasaan mencatat transaksi secara rutin sehingga pengelolaan usaha menjadi lebih tertib, efektif, dan terarah. ( ist/**)