Oleh : Angel Dayinta Suwarno
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Unisri Surakarta
Fokus Jateng – SRAGEN – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, pada Kamis 23 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program individu dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) dengan tema *“Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen.”*
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Akuntansi, Angel Dayinta Suwarno, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya menghitung Harga Pokok Penjualan sebelum menentukan harga jual produk.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian HPP, komponen biaya yang perlu diperhitungkan, cara sederhana menghitung HPP, serta kaitan antara HPP dengan penentuan harga jual dan keuntungan usaha.
Materi disampaikan menggunakan contoh sederhana agar dapat diterapkan oleh pelaku UMKM dengan berbagai jenis usaha. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi UMKM di Desa Girimargo yang memiliki karakteristik usaha yang beragam.
“Perhitungan HPP penting bagi pelaku UMKM karena dapat membantu mengetahui biaya yang sebenarnya dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk. Dengan mengetahui HPP, pelaku usaha dapat menentukan harga jual secara lebih tepat dan tidak hanya berdasarkan perkiraan,” ujar Angel dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, masih diperlukan pemahaman mengenai pencatatan dan pengelompokan biaya dalam menjalankan usaha. Oleh karena itu, sosialisasi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan contoh perhitungan agar peserta dapat memahami penerapannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan aktif dalam memahami materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah memahami cara menghitung HPP dan menentukan harga jual berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM Desa Girimargo, terutama dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha. Pemahaman mengenai HPP dapat menjadi salah satu dasar bagi pelaku usaha untuk melakukan pencatatan biaya, menentukan harga jual, serta memperkirakan keuntungan secara lebih terukur.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan KKN PPM ini, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM dan kemandirian ekonomi di tingkat desa. (ist/**)
