Fokus Jateng – BOYOLALI -Gedung Arsip Perpustakaan lama yang terletak di bagian tengah Taman Patung Kuda Simpang Lima Boyolali akan terdampak penataan kawasan kota. Gedung tersebut akan disulap menjadi Showroom Susu.
Hal tersebut disampaikan Plt Kadisnakkan Boyolali Ahmad Gojali, pada Jumat 21 Agustus 2026, proyek senilai Rp660 juta ini digarap Dinas Pertanian dan Peternakan (Disnakkan) Boyolali untuk memperkuat branding Boyolali sebagai Kota Susu.
Menurut Gojali, penataan di bagian tengah Taman Patung Kuda Simpang Lima Boyolali ini, sebagian gedung arsip akan direvitalisasi, kendati demikian tidak mengubah bentuk bangunan yang juga masuk sebagai cagar budaya tersebut.
“Revitalisasi tidak mengubah bentuk bangunan yang juga masuk sebagai cagar budaya itu,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya hanya merombak bagian interior depan gedung agar bisa difungsikan sebagai restoran yang mengedepankan produk susu dan olahannya.
Gedung yang direvitalisasi adalah gedung Arpus bagian tengah Taman Patung Kuda dan hanya bagian gedung depan saja.
“Jadi tidak mengubah bentuk gedung yang ada di bagian belakang yang merupakan cagar budaya. Hanya mempercantik bagian interior sehingga dapat diupgrade penggunaannya untuk restoran produk susu,” jelas Gojali.
Gojali mengemukakan bahwa gedung seluas 704 meter persegi dengan ukuran 25,6 m x 27,5 m itu ditargetkan menjadi pusat promosi dan ekonomi bagi UMKM pengolah susu. Kedepan, konsepnya akan dijadikan restoran yang menyajikan susu bersama olahan susu lainnya.
“Mirip seperti cafe tapi lebih meng-highlight susu dan produk olahannya sebagai trend market-nya untuk disajikan pada para wisatawan atau masyarakat umum. Terutama yang berasal dari luar Boyolali dan otomatis juga produk susunya sudah diuji dan diawasi mutunya oleh Disnakkan,” paparnya.
Adapun ruang arsip yang sebelumnya berada di gedung tersebut, menurut Gojali akan dipusatkan di gedung sebelah selatan atau Perpustakaan Remen Maos.
“Sekarang sudah tahap kontrak dengan pemenang lelang. Minggu ini tahapan uit set dan segera dimulai pembangunan atau revitalisasinya. Selesai kontrak tanggal 7 Desember 2026 dan diharapkan sebelum tanggal tersebut pekerjaan sudah selesai dilakukan,” ujarnya. ( yull/**)
