FOKUSJATENG.COM, NASIONAL — Komitmen terhadap penguatan dunia pendidikan Indonesia kembali ditunjukkan oleh Fraksi Partai Golkar DPR RI. Politisi senior asal Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., secara resmi mendapatkan amanah dan penugasan baru dari partainya untuk memperkuat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI per 14 Agustus 2026.
Penugasan ini semakin melengkapi pengabdian mantan Bupati Karanganyar dua periode tersebut yang sebelumnya telah aktif bertugas sebagai Anggota Komisi X DPR RI—komisi yang membidangi sektor pendidikan, kebudayaan, riset, olahraga, dan pariwisata.
Langkah Fraksi Partai Golkar mempercayakan Juliyatmono di Baleg DPR RI bukanlah tanpa alasan. Penugasan ini berakar kuat pada rekam jejak dan konsistensi legislator dari Dapil Jawa Tengah IV (Karanganyar, Sragen, Wonogiri) tersebut yang secara gigih terus menyuarakan dan memperjuangkan khasanah pendidikan nasional, khususnya keberadaan sekolah-sekolah swasta.
Negara Harus Hadir: Sekolah Swasta Bukan Anak Tiri
Selama berkiprah di Senayan, Juliyatmono secara konsisten menyoroti masih adanya ketimpangan perhatian antara sekolah negeri dan swasta. Bagi pria yang akrab disapa Yuli ini, institusi pendidikan swasta—mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi—merupakan benteng utama yang telah ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa bahkan jauh sebelum kemerdekaan Indonesia diraih.
Oleh karena itu, Juliyatmono menegaskan bahwa negara harus hadir memberikan keadilan serta perhatian yang memadai, agar tidak ada lagi kesan menganak-tirikan sekolah swasta. Menurutnya, sekolah swasta berhak mendapatkan perlakuan, hak, dukungan fasilitasi, serta pembinaan yang seimbang demi mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
Kawal Revisi RUU Sisdiknas di Badan Legislasi
Masuknya Juliyatmono ke dalam jajaran Badan Legislasi DPR RI menjadi energi baru dalam pengawalan berbagai regulasi strategis di bidang pendidikan, termasuk agenda krusial mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Dengan posisi barunya di Baleg, Juliyatmono berkomitmen untuk mengawal proses pembentukan undang-undang agar lebih berpihak pada pemerataan mutu pendidikan nasional serta perlindungan hak-hak penyelenggara pendidikan swasta.
“Pendidikan adalah fondasi utama masa depan bangsa. Kehadiran sekolah swasta dari jenjang paling dasar hingga perguruan tinggi adalah mitra strategis pemerintah, bukan pelengkap belaka. Di Badan Legislasi ini, kami akan memastikan setiap produk hukum dan kebijakan yang lahir—termasuk pengawalan RUU Sisdiknas—benar-benar mencerminkan keadilan, di mana negara hadir membina dan memperhatikan sekolah swasta secara setara demi kemajuan pendidikan Indonesia,” ujar Juliyatmono.
Penugasan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara fungsi pengawasan di Komisi X dengan fungsi legislasi di Baleg DPR RI. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen dan slogan perjuangan karya nyata Partai Golkar untuk terus mengabdi bagi rakyat dan membawa kemajuan nyata bagi seluruh anak bangsa.
