FOKUSJATENG.COM-SRAGEN-Pemerintah Kabupaten Sragen bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) resmi meluncurkan program ASN Berhaji Berbasis Emas dalam kegiatan Sragen Berhaji yang digelar di Aula Gedung Terpadu Pemda Sragen.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam mendorong perencanaan ibadah haji yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai role model di tengah masyarakat.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam mendampingi perjalanan ibadah haji umat Muslim di Kabupaten Sragen. Melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sragen, BSI berfokus menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif, terutama untuk mengakselerasi kemudahan masyarakat Kabupaten Sragen dalam menunaikan ibadah haji.
Kegiatan ini dihadiri oleh Regional CEO BSI Regional Office 7 Semarang bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen yang mewakili Bupati Sragen, Wakil Bupati Sragen, jajaran pimpinan OPD, para camat, serta perwakilan ASN dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.
Pemerintah Kabupaten Sragen memberikan apresiasi atas inisiatif BSI dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Dalam sambutan Bupati Sragen yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, dr. Hargianto. M. Kes., ditegaskan pentingnya kesiapan finansial dalam merencanakan ibadah haji di tengah panjangnya antrean keberangkatan.
“Dengan masa tunggu haji yang mencapai puluhan tahun, diperlukan perencanaan yang matang sejak dini. Program ini menjadi solusi nyata agar ASN dapat mempersiapkan ibadah haji secara lebih terarah, aman, dan terjangkau,” ujarnya.
Regional CEO BSI Regional Office 7 Semarang, Ficko Hardowiseto, menegaskan bahwa BSI siap menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sragen dan seluruh masyarakatnya. “Kami ingin menjadi mitra yang hadir tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam perjalanan spiritual masyarakat. BSI berkomitmen penuh untuk memberikan solusi inovatif dalam memberikan layanan perbankan syariah khususnya haji secara komprehensif untuk Masyarakat di Kabupaten Sragen, dan pendekatan berbasis emas menjadi salah satu strategi unggulan dalam memperluas akses perencanaan haji yang lebih inklusif,” ungkap Ficko.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per April 2026, jumlah calon jamaah haji di Kabupaten Sragen mencapai lebih dari 25 ribu orang, dengan masa tunggu rata-rata sekitar 27 tahun. Kondisi ini mendorong pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI menyediakan berbagai layanan untuk mendukung perencanaan ibadah haji, antara lain Tabungan Haji, Tabungan Emas, serta Cicil Emas yang dirancang sesuai prinsip syariah dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BSI bersama Pemerintah Kabupaten Sragen juga mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan ASN dan masyarakat luas. Acara ini juga diperkuat dengan sesi talkshow edukatif yang menghadirkan para ahli dari BSI serta kajian oleh Ustadz Kelik Gunawan Pribadi, S.Pd.I
Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan launching, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata, serta menjadikan Kabupaten Sragen sebagai salah satu contoh daerah dalam perencanaan ibadah haji berbasis keuangan syariah di Indonesia. (hr)
