Fokus Jateng-BOYOLALI,-Keinginan tim kebanggaan Boyolali Persebi untuk memiliki kandang sendiri di Stadion Pandanaran berpotensi bakal terwujud. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali sudah berkoordinasi dengan tiga Kementrian. Yakni Kementrian dalam negeri (Kemendagri), Kementrian UMKM, serta Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membahas revitalisasi stadion Pandanaran.
“Disana ada salah satu program untuk revitalisasi stadion. Kita mengajukan stadion Pandanaran, semoga bisa disetujui, dan kita punya sendiri untuk Persebi Boyolali,” jelas Bupati Boyolali, Agus Irawan. Selasa 10 Februari 2026.
Hanya saja, Agus masih enggan menjelaskan jumlah anggaran pasti, terkait anggaran untuk revitalisasi stadion tersebut. Kendati demikian ia mengakui bahwa pekerjaan rumah (PR) untuk revitalisasi stadion Pandaranan cukup banyak.
Ia menyampaikan hampir seluruh aspek penunjang stadion akan ditata. Seperti lokasi parkir, kelayakan tempat penonton, serta pembangunan jogging track. Selain itu, ruko yang berada dikawasan stadion akan diaktifkan kembali. Bupati berencana ruko bakal digunakan sebagai kantor cabang olahraga (Cabor) dibawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Kita melihat saja, nanti arahan Menpora seperti apa, ruko akan digunakan perkantoran Cabor. Jadi nanti semua bisa tersentralkan, bahwa setiap Cabor punya tempat distadion itu,” katanya.
Diketahui, Boyolali memiliki dua stadion utama, yakni Stadion Pandanaran di Sonolayu Boyolali kota, serta stadion Kebogiro di Paras Cepogo. Menurut Agus, pemilihan stadion Pandanaran dibanding stadion Kebogiro, sebab pengelolaan stadion Kebogiro sudah berada di tangan swasta, yakni Lestarindo Soccerfield. ( yull/**)
