Fokus Jateng -BOYOLALI – Seorang pemancing di Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, sempat terjebak banjir bandang di aliran sungai Desa Dlingo, Jumat 6 Februari 2026 petang.
Pemancing asal Desa Karanggeneng Boyolali itu kemudian dievakuasi oleh tim Damkar Satpol PP Boyolali, prosesnya berlangsung dramatis.
Korban diketahui bernama Dandi (24), tersebut terjebak di tengah kepungan arus deras selama kurang lebih satu setengah jam dan nyaris terseret luapan air sungai yang datang secara tiba-tiba dari arah hulu.
Awalnya, korban sendirian memancing di kali Dlingo. Namun, baru sekitar satu jam berselang, debit air sungai mendadak naik drastis dan berubah warna menjadi cokelat pekat dengan arus yang sangat kuat.
“Tadi mancing habis Jumatan kan belum hujan. Habis itu tiba-tiba banjir airnya dari atas. Terus saya tidak bisa keluar, bingung mau minta tolong kepada siapa. Akhirnya kepikiran minta tolong sama Damkar. Tadi kejebak dari jam dua siang,” ujar Dandi saat ditemui usai evakuasi.
Ia mengatakan, sembari bertahan dari terjangan arus deras yang keruh. Dengan androidnya, Korban lalu mengirimkan titik koordinat lokasi tepatnya kepada petugas penyelamat.
Tak lama kemudian, Tim Rescue Damkar Boyolali yang tiba di lokasi langsung melakukan asesmen. Mengingat medan yang terjal dengan dinding tebing setinggi 4 meter, petugas memutuskan untuk melakukan evakuasi secara manual.
Petugas terlebih dahulu melemparkan jaket pelampung dan ban sebagai alat keselamatan awal agar korban tidak terseret arus. Setelah alat keselamatan terpasang, petugas berjibaku menarik tubuh korban dari dasar sungai menuju permukaan atas menggunakan tali.
Petugas Rescue Damkar Boyolali, Setiabudi Oktafianto, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan korban sempat mengalami kendala karena ponsel milik korban terkena air.
“Setelah sampai di TKP, survival (korban) masih bisa diajak berkomunikasi. Kita keluarkan alat keselamatan, lalu kita tarik secara manual memakai tali. Beruntung korban membawa handphone, meski tadi sempat susah dihubungi karena kena air. Korban tadi bilang minta petugas segera datang karena banjir semakin besar,” katanya..
Proses evakuasi yang menegangkan tersebut berlangsung selama kurang lebih 15 menit hingga akhirnya korban berhasil ditarik ke daratan dalam kondisi selamat. ( yull/**)
