Perjuangan Damkar Karanganyar Tak Kenal Lelah: 1,5 Jam Jibaku Taklukkan Kobaran Api di Gondangrejo

FOKUSJATENG.COM, KARANGANAYR  – Senin siang (8/12), menjadi momen menegangkan bagi warga Dusun Tempel, Bulurejo, Gondangrejo, Karanganyar. Dua rumah gebyok milik warga ludes dilalap si jago merah. Namun, berkat kesigapan petugas gabungan, termasuk Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar, api berhasil dipadamkan tuntas, meskipun tantangan berat sempat menghadang.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.23 WIB dan baru berhasil dipadamkan penuh sekitar pukul 11.45 WIB, membutuhkan waktu lebih dari satu setengah jam perjuangan mematikan kobaran api.

Detik-Detik Api Berkobar, Warga Terhalang Tabung Gas

Berdasarkan laporan yang diterima Damkar Karanganyar, kebakaran menimpa dua rumah milik Bapak Subagio dan Bapak AAN. Awalnya, pemilik rumah diberitahu warga sekitar bahwa ada api di dalam rumah setelah mereka pulang dari pasar.

“Warga sempat berusaha memadamkan api bersama-sama di awal kejadian. Namun, api membesar dan mereka tidak berani melanjutkan upaya pemadaman karena di lokasi terdapat 12 tabung gas,” jelas Petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Eko Hardiyanto, saat dikonfirmasi.

Warga kemudian segera menghubungi pemadam kebakaran melalui Bapak Ari, dengan nomor telepon yang tertera di laporan. Tim Damkar Karanganyar pun segera merespon cepat, tiba di lokasi dalam waktu kurang lebih 15 menit.

Eko Hardiyanto: “Pantang Pulang Sebelum Api Padam”

Untuk menaklukkan api yang terlanjur membesar, Damkar Karanganyar mengerahkan dua armada, yaitu Armada AYAXX dan Armada MATRA, lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan helm.

“Kami berjuang keras memadamkan api, apalagi objek yang terbakar adalah rumah gebyok berukuran 10×12 meter yang merupakan dua rumah berdampingan. Bahan kayu tentu membuat api lebih cepat merambat,” ujar Eko, yang dikenal dengan salam Damkar, ‘Yudha Brama Jaya’.

Upaya pemadaman ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak. Selain Damkar Karanganyar, tim dari Damkar Solo, Koramil Karanganyar, dan Polsek Gondangrejo turut andil di lapangan.

Kerugian Materiil Besar, Korban Jiwa Nihil

Meskipun api berhasil ditaklukkan tanpa menimbulkan korban jiwa—sebagaimana ditegaskan Eko Hardiyanto, “Korban Nihil”—kerugian materiil yang ditimbulkan cukup besar.

“Dua rumah gebyok hangus, termasuk sejumlah barang berharga di dalamnya,” tutur Eko.

Barang-barang yang hangus terbakar meliputi:

  • Dua unit TV dan dua unit lemari es

  • Satu unit sepeda

  • 40 sak gabah (hasil panen)

  • Ijazah atas nama Nia Safa

  • 12 tabung gas yang beruntung tidak meledak saat pemadaman dilakukan.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik atau kebocoran gas,” tutup Eko Hardiyanto, menutup laporannya dengan slogan semangat: “Pantang Pulang Sebelum Api Padam.” ( bre )