Ambrol Lagi, Jembatan Jalan Tape Boyolali Ditutup Total

fokusjateng com – BOYOLALI, – Ambrolnya jembatan di Jalan Tape Mojosongo membuat salah satu jalur alternatif Boyolali menuju Klaten tersebut ditutup total sejak Jumat 1 Mei 2026. Penutupan itu dikarenakan adanya kerusakan lanjutan pada lantai jembatan sisi timur yang patah dan sebagian ambrol.

Kabid Pengendalian dan Keselamatan (Pengkes) Dishub Boyolali, Danang Hendra Nugroho, mengatakan per Jumat 1 Mei 2026, jembatan di Jl Tape Baru ditutup total untuk semua kendaraan baik roda dua dan empat. Penutupan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Saat ini jembatan di Jalan Tape ditutup total untuk semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, demi keselamatan bersama,” kata Danang, Senin 4 Mei 2026.

Dijelaskan, pada awal Maret 2026 lalu, abutment atau oprit jembatan longsor dan menyebabkan penurunan struktur.

Seiring waktu, kondisi kerusakan terus berkembang, lalu pada Jumat 1 Mei terjadi kerusakan lanjutan, yaitu lantai jembatan sisi timur patah dan sebagian ambrol, hal itu sangat membahayakan jika dilalui.

Dishub Boyolali juga memasang water barrier penuh untuk mencegah kendaraan yang lewat dan memasang rambu larangan. Untuk akses warga, Dishub mengalihkan arus melalui jalan alternatif.

“Sementara dialihkan melalui jalan kabupaten/provinsi terdekat atau menggunakan jalur desa di sekitar yang terhubung dengan jembatan lain di sisi hulu atau hilir,” kata Danang.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak melintas atau mendekati area jembatan yang rusak. Selain itu, Danang juga meminta warga untuk mematuhi rambu terpasang, mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu sempat beredar video, dimana perekam mengatakan bahwa jembatan tersebut ambrol, setelah satu mobil memaksa untuk melewati jembatan tersebut. Padahal, dari arah utara dan selatan sudah dipasang rambu peringatan bahwa jalan tersebut dialihkan untuk sementara waktu. ( yull/*”)