Babinsa di Boyolali Rela Gendong Warga Lansia saat Menerima Bantuan Sosial

Babinsa di Kecamatan Nogosari Boyolali menggendong nenek menerima bansos. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Demi terjaminnya penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tetap aman dan tepat sasaran seorang Babinsa di Boyolali rela membantu menggendong seorang nenek yang menderita lumpuh untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut.

Aksi simpatik itu dilakukan oleh anggota Kodim 0724/Boyolali Sertu Warih Munanto. Di masa pandemi virus corona atau Covid-19, Warih yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 13/Nogosari tersebut memiliki peran cukup penting.

Seperti saat proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap IV dan V. Selasa (1/9/2020) di aula Kecamatan Nogosari. Sertu Warih Munanto tampak sedang menggendong seorang nenek yang sudah tidak bisa berjalan. Nenek bernama Tukinem merupakan warga Dusun Gondangrejo RT 3 RW 1,Desa Pulutan Kecamatan Nogosari. Dia tidak dapat datang ke aula desa untuk menerima BST sebesar Rp 600 ribu dari pemerintah.

“Spontan, saya kasihan melihat ibu Tukinem yang datang diantar anaknya, kemudian saya gendong
masuk kedalam Aula dan meminta agar didahulukan,” kata Warih.

Setelah mendapatkan bantuan sosial, Warih kembali membopong Tukinem keluar dan memboncengkanya lagi ke sepeda motor bersama anaknya. “ Alhamdulliah pencairan BST berjalan lancar tidak ada kendala sama sekali,” katanya.

Menurut Komandan Koramil 13/Nogosari Kapten inf Suyitno, berdasarkan hasil musyawarah desa, penerima bantuan sosial tunai tidak dapat diwakilkan oleh siapapun. “Hal ini merupakan bagian dari kepedulian Babinsa terhadap warganya yang berhak mendapatkan BST Tahap IV dab V, tetapi tidak bisa mengambil sendiri karena faktor usia,” kata Danramil saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, demi terjaminnya penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tetap aman dan tepat sasaran Babinsa rela membantu mengangkat warga yang menderita lumpuh atau sulit berjalan. “Melihat kondisi ibu Tukinem ini, anggota langsung berinisiatif menggendong warga tersebut,” ujarnya.

Menurut Suyitno, bantuan yang turun dari Kemensos RI ini, ditunjukan kepada masyarakat yang kesulitan ekonomi imbas dari Covid-19. “Langsung disalurkan 2 tahap oleh pihak Kantor pos. Setiap penerima bantuan mendapat bantuan Rp 600.000,disalurkan kepada 763 orang dari 5 desa di Nogosari ,” pungkasnya.