Fokus Jateng com – BOYOLALI – Pihak keluarga berharap kasus kematian seorang wanita berinisial Am (57), warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, segera terungkap.
Korban diduga meninggal dunia setelah mengonsumsi sate ayam yang dikirim melalui jasa pengantaran oleh orang tak dikenal pada 19 Mei 2026 lalu.
Kuasa hukum keluarga, Wiwik Dwi Habsari, mengatakan proses hukum masih berjalan, sehingga pihaknya belum dapat menyimpulkan pihak yang diperiksa polisi sebagai pelaku. Pihak keluarga juga masih menunggu hasil ekshumasi dari Biddokes Polda Jawa Tengah sebagai kunci pengungkapan penyebab kematian korban.
“Kalau dari keluarga kami tidak berani menyebut itu terduga pelaku. Polisi masih memeriksa saksi-saksi. Saat ini kami menunggu hasil ekshumasi Biddokes Polda Jateng,” katanya. Jumat 5 Juni 2026.
Setelah hasil forensik keluar, lanjut Wiwik, pihak keluarga bersama kuasa hukum dan Polres Boyolali akan menyampaikan keterangan secara resmi kepada publik. Langkah itu dilakukan agar informasi yang beredar tetap berdasarkan data dan hasil ilmiah.
“Kalau hasilnya sudah keluar nanti akan kami sampaikan bersama pihak kepolisian dan keluarga. Ini perkara sensitif, jadi tidak bisa berspekulasi,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa pelaporan kasus ini murni berangkat dari rasa ingin tahu keluarga terhadap penyebab kematian Aminah yang dinilai janggal.
Korban diketahui sempat mengonsumsi makanan berupa sate kiriman dari seseorang yang tidak dikenal melalui layanan pengantaran.
“Ada kejanggalan karena sebelum meninggal korban sempat menerima dan mengonsumsi makanan kiriman orang yang belum diketahui identitasnya. Jadi, keluarga hanya ingin tahu penyebab pastinya,” katanya.
Pihaknya berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus ini secara transparan dan terbuka, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Apapun hasil akhirnya, keluarga siap menerima dengan lapang dada. Mudah-mudahan cepat ada hasilnya,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indra Wira Saputra mengatakan sembari menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, penyelidikan masih terus dilakukan.
“Hasil autopsi nanti akan kami sampaikan pada saat rilis,” ucapnya. ( yull/**)
