FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Hari Jumat (5/6/2026) ini menjadi hari yang cukup menguras energi bagi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Karanganyar. Bagaimana tidak, dalam sehari petugas harus bergerak cepat memadamkan api di dua lokasi berbeda demi memastikan keselamatan warga Bumi Intanpari.
Salah satu aksi sigap mereka terlihat saat menjinakkan api yang melalap sebuah lumbung jerami di Dusun Duyung, Desa Kebak RT 02/RW 03, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, pada Jumat sore.
Petugas Damkar Karanganyar, Ari Mbunjun, membenarkan padatnya jadwal penanganan kebakaran hari ini.
“Hari ini personel memang harus ekstra responsif karena dalam sehari kami langsung memadamkan api di dua lokasi berbeda. Begitu mendapat laporan, tim langsung bergerak tanpa menunda,” ujar Ari Mbunjun saat dikonfirmasi.
Bermula dari Bakar Sampah
Peristiwa di Jumantono ini bermula dari aktivitas rumah tangga yang biasa dilakukan warga. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 15.00 WIB, Ibu Satinem (istri pemilik rumah) bermaksud membersihkan lingkungan dengan membakar sampah di sebelah barat rumahnya.
Nahas, lokasi pembakaran sampah tersebut rupanya terlalu dekat dengan lumbung jerami pakan ternak. Embusan angin dan material jerami yang kering membuat api dari bakaran sampah merembet dengan sangat cepat dan tak terduga.
Melihat api mulai membesar dan melahap tumpukan jerami, Ibu Satinem sempat panik. Ia bersama warga sekitar sempat mencoba melakukan pemadaman secara mandiri dengan alat seadanya sembari meminta tolong. Sadar kobaran api sulit dikendalikan, seorang warga bernama Bangkit langsung berinisiatif menghubungi Mako Damkar Karanganyar via pesan singkat WhatsApp.
Respon Cepat 20 Menit
Menerima laporan darurat (A1) pada pukul 15.20 WIB, tim Damkar Karanganyar langsung tancap gas. Hanya berselang dua menit setelah telepon ditutup, satu unit armada Ayax bersama empat personel berseragam lengkap langsung diluncurkan ke lokasi.
Meski jarak yang ditempuh cukup lumayan, petugas berhasil tiba di lokasi dalam waktu response time sekitar 20 menit. Setibanya di lokasi pada pukul 15.45 WIB, petugas langsung melakukan asesmen dan melokalisir perambatan api agar tidak menjalar ke bangunan utama rumah warga.
Berkat kerja sama solid antara Damkar Karanganyar, personel Polsek Jumantono, serta rekan-rekan dari BPBD Karanganyar, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 16.00 WIB.
“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini (nihil). Kerugian material juga berhasil ditekan seminimal mungkin karena penanganan yang cepat,” tambah Ari Mbunjun.
Imbauan untuk Warga
Belajar dari kejadian di Jumantono dan lokasi lainnya hari ini, pihak Damkar Karanganyar kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melakukan aktivitas pembakaran di cuaca yang kering.
“Kami mengimbau warga untuk tidak meninggalkan bakaran sampah dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, apalagi di dekat material yang mudah terbakar seperti jerami atau kayu kering. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi kami,” tutup Ari. ( bre )
