FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Pagi yang tenang di Kelurahan Popongan mendadak berubah menjadi kepulan asap pekat. Sebuah pabrik pengolahan kayu (plywood) milik CV. Avanjaya Wood yang berlokasi di Serut RT 03/09, Popongan, Karanganyar, dilalap si jago merah pada Kamis (2/4/2026).
Insiden yang bermula dari area tungku oven ini memaksa belasan personel pemadam kebakaran bertaruh tenaga selama hampir lima jam demi memastikan api tidak meluas ke seluruh area pabrik.
Kronologi Kejadian
Api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut keterangan Nawan Nugisaseno (43), kakak dari pemilik pabrik, saat itu aktivitas produksi belum dimulai. Namun, hawa panas mendadak muncul dari arah mesin oven.
“Kejadiannya di tungku oven. Saat itu saya di lokasi dan memang belum ada produksi, tapi api cepat sekali terlihat di area tersebut,” ungkapnya.
Laporan segera diteruskan ke Mako Damkar Satpol PP Karanganyar oleh seorang warga bernama Idris. Dengan semboyan “Yudha Brama Jaya”, petugas merespons cepat. Hanya dalam waktu 5 menit setelah laporan dinyatakan A1 (valid), tiga unit armada pemadam sudah tiba di lokasi.
Kesaksian Petugas di Lapangan
Ari Mbunjun, salah satu petugas Damkar Karanganyar yang berada di garda terdepan, menceritakan bahwa medan yang mereka hadapi tidaklah mudah. Meski area yang terbakar fokus di ruang oven seluas $5 \times 8$ meter persegi, karakteristik bangunan pabrik menjadi tantangan tersendiri.
“Kendala utama kami adalah area pabrik yang cukup tertutup. Ruang gerak terbatas, sementara suhu di sekitar tungku sangat tinggi. Kami harus ekstra hati-hati saat masuk untuk melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke tumpukan bahan baku plywood lainnya,” ujar Ari Mbunjun saat dikonfirmasi di lokasi.
Sebanyak 13 personel diterjunkan dengan perlengkapan lengkap, mulai dari fire jacket hingga unit Ayax dan Matra. Sinergi di lapangan juga terlihat sangat kuat dengan bantuan dari BPBD Karanganyar, PMI Surakarta, serta belasan organisasi relawan lainnya.
Kondisi Terkini
Setelah berjibaku dengan asap dan suhu panas, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.45 WIB. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meski kerugian materiil tidak terelakkan.
Data Kerugian:
-
Bahan baku produksi plywood.
-
Alat produksi (mesin oven).
-
Sebagian bangunan pabrik seluas 40 meter persegi.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah total kerugian masih dalam proses taksiran. Pihak Damkar pun menghimbau kepada para pemilik usaha pengolahan kayu untuk selalu mengecek kondisi mesin dan instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. ( bre suroto )
