Sambut Ramadan dan Lebaran 2026, Polres Karanganyar Perketat Keamanan dan Siapkan Tim Ganjal Ban

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H dan arus mudik Lebaran 2026, Polres Karanganyar bergerak cepat melakukan penguatan koordinasi lintas sektoral. Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Bumi Intanpari tetap kondusif.

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Cipta Kondisi Kamtibmas 2026 digelar pada Jumat (20/2/2026) di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karanganyar, AKBP  Arman Sahti, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI, dinas terkait, hingga perwakilan perangkat desa.

Waspada Kerawanan: Dari Petasan hingga Kriminalitas

Dalam paparannya, Polres Karanganyar menyoroti beberapa potensi gangguan yang diprediksi meningkat selama Ramadan. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian serius meliputi:

  • Bahaya Petasan: Mengingat insiden ledakan petasan di Blumbang, Tawangmangu pada 2025 lalu, pencegahan peredaran petasan menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang.

  • Penyakit Masyarakat: Pemberantasan peredaran miras, perjudian, dan aksi kriminalitas.

  • Lonjakan Pemudik: Diperkirakan 1,8 hingga 2 juta pemudik akan masuk ke wilayah Karanganyar pada tahun 2026.

Strategi Pengamanan Jalur Wisata dan Mudik

Mengingat karakteristik wilayah Karanganyar yang memiliki banyak tanjakan curam di jalur wisata, Polres Karanganyar telah menyiapkan strategi khusus:

  1. Tim Ganjal Ban: Bekerja sama dengan relawan lokal untuk membantu kendaraan yang kesulitan di jalur perbukitan.

  2. Rekayasa Lalu Lintas: Fokus pada jalur padat seperti Tawangmangu–Ngargoyoso.

  3. Teknologi Monitoring: Optimalisasi Command Center berbasis CCTV milik Dishub untuk memantau arus kendaraan secara real-time.

  4. Posko Terpadu: Pendirian pos pantau dan pos pengamanan di titik-titik strategis.

“Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi pelanggar hukum. Dengan koordinasi lintas sektor ini, kami siap memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres Arman Sahti.

Operasi Berjenjang dan Satgas Pangan

Kapolres menjelaskan bahwa pengamanan akan dilakukan melalui serangkaian operasi, mulai dari Operasi Keselamatan (OKLC), Operasi Pekat, hingga puncaknya Operasi Ketupat 2026.

Selain keamanan jalan raya, Polres juga menggerakkan Satgas Pangan untuk memantau kestabilan harga kebutuhan pokok dan mencegah praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab menjelang hari raya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Karanganyar, Robert Christanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah antisipatif Polres. Ia menekankan bahwa sinergi antara Pemkab, TNI, dan Polri adalah kunci agar warga dapat beribadah dengan tenang.

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai dinas seperti DPUPR berkomitmen melakukan perbaikan infrastruktur jalan, sementara Satpol PP dan Dishub akan memperkuat penertiban di lapangan. ( rls/ bre )