FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit tak melulu harus berburu takjil di pusat kota. Bagi warga Karanganyar, tepian Waduk Lalung menjadi spot favorit untuk menghabiskan waktu sore. Di balik tenangnya air waduk yang memantulkan cahaya senja, nampak deretan pemancing yang setia memegang joran manual atau yang akrab disapa Tegek.
Meski teknologi alat pancing modern dengan reel canggih kian menjamur, joran tegek tetap menjadi primadona. Di Waduk Lalung sendiri, memancing dengan tegek bukan sekadar menunggu umpan dimakan, melainkan sebuah ritual kesabaran yang menguji insting.
Sensasi ‘Adu Nyali’ di Ujung Jari
Bagi Rosyid, salah satu penghobi mancing yang rutin menghabiskan waktu sore di Waduk Lalung, memancing dengan tegek memberikan kepuasan yang tidak bisa digantikan oleh mesin.
“Memancing dengan tegek itu melatih rasa. Kita tidak hanya menangkap ikan, tapi merasakan kehidupan di bawah air lewat kepekaan ujung jari. Ada sensasi ‘duel’ yang menguji tenaga tangan kita saat menaklukkan perlawanan ikan,” ujar Rosyid sembari menyiapkan pirantinya.
Saat umpan disambar, getaran ikan merambat langsung dari batang joran ke telapak tangan. Inilah momen “adu nyali” yang memacu adrenalin, di mana pemancing harus lihai memainkan ritme agar senar tidak putus.
Tips Persiapan Tegek Sebelum Ngabuburit
Agar sesi memancing jelang berbuka tetap maksimal, Rosyid membagikan beberapa tips dalam memilih dan merawat joran tegek kesayangan:
1. Pilih Action yang Tepat
-
Hard Action (Kaku): Cocok untuk target ikan besar di Waduk Lalung.
-
Medium Action: Pilihan aman untuk segala kondisi.
-
Fast/Soft Action (Lentur): Sangat seru untuk micro fishing (ikan kecil) karena kelenturannya membuat tarikan terasa sangat bertenaga.
2. Perhatikan Material dan Panjang Joran
Untuk spot seperti Waduk Lalung, joran dengan panjang 4.5 hingga 5.4 meter sangat disarankan agar jangkauan umpan bisa mencapai titik kumpul ikan di area yang lebih dalam.
Cara Merawat Tegek Agar Tetap Prima
Karena sistemnya yang telescopic (ruas masuk ke dalam), joran tegek sangat rentan terhadap kotoran. Berikut adalah langkah perawatan rutin yang dilakukan Rosyid agar jorannya awet:
-
Bersihkan Pasca Pakai: Lap setiap ruas dengan kain basah untuk membuang sisa lumpur atau air waduk. Pastikan kering sebelum diringkas.
-
Gunakan Pelumas: Berikan sedikit silicone spray pada sambungan ruas agar tidak macet (jamming).
-
Cek Tali Lilian: Pastikan tali kain di ujung joran tidak lapuk, karena bagian ini adalah titik tumpu utama saat ikan menarik umpan.
-
Hindari Suhu Ekstrem: Jangan menyimpan joran di tempat panas dalam waktu lama karena bisa merusak lapisan resin karbonnya.
Pesona Waduk Lalung di Sore Hari
Waduk Lalung tidak hanya menawarkan stok ikan yang melimpah, tetapi juga pemandangan matahari terbenam dengan latar belakang Gunung Lawu yang megah jika cuaca cerah. Suasana tenang dan semilir angin pegunungan menjadikan lokasi ini tempat yang sempurna untuk melepas penat sembari menunggu azan Maghrib berkumandang. ( bre )
