Soal Eks Karesidenan Surakarta Jadi Provinsi Baru, Bupati Seno: Jadi Provinsi Oke, Bagian Jawa Tengah Oke

Bupati Boyolali Seno Samodro. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Wacana eks Karesidenan Surakarta bisa dibentuk provinsi baru yang terpisah dari Jawa Tengah, kembali bergulir. Ketua DPRD Boyolali S Paryanto mengaku pernah mendengar, namun belum pernah terlibat pembicaraan serius mengenai urgensinya.

“Meski dulu pernah ada gagasan tapi tidak pernah terlaksana, kami juga belum pernah terlibat pembicaraan serius mengenai urgensinya,” kata Paryanto. seusai menghadiri Rapat Paripurna Penetapan Rencana Kerja DPRD dan Laporan Penyusunan Propemperda di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Boyolali, Kamis (10/10/2019).

Dia menuturkan wacana pemekaran wilayah ini sebelumnya sempat muncul dari pihak Keraton Solo yang menginginkan wilayah Kota Bengawan dan sekitarnya menjadi Daerah Istimewa Surakarta (DIS). Isu lama tersebut kali ini dikumandangkan kembali.

“Banyak yang menyampaikan Soloraya sebaiknya menjadi provinsi sendiri alasannya karena secara akumulasi fasilitas lengkap, termasuk bandara,” katanya.

Hanya saja, Paryanto menolak jika fasilitas tersebut hanya akan menguntungkan Boyolali jika Provinsi Soloraya benar-benar terbentuk. Mengingat wilayah Boyolali memiliki fasilitas terlengkap. Diantaranya, kawasan satelit Boyolali di Kecamatan Ngemplak yang berbatasan langsung dengan Kota Solo ditempati Bandara Adi Soemarmo, ruas tol Solo-Kertosono (Soker), Embarkasi Haji, dan tidak lama lagi kereta bandara lintas Stasiun Solobalapan-Bandara Adi Soemarmo akan segera beroperasi.

“Menjadi provinsi berarti akumulasi dari Soloraya, plus-minus dari masing-masing daerah disuplai dari daerah yang lain. Namun jika melihat fasilitas dan kemajuan kota ibu kotanya pasti Solo,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samodro menyikapi biasa saja, dimasa kepemimpinannya Seno akan membawa Boyolali mengikuti keputusan yang ada. Dia menyebut bakal menyerahkan keputusan pemekaran wilayah ini pada kebijakan pusat.

“Boyolali manut wae kok, Jadi provinsi oke, sebagian dari Jawa Tengah juga oke. Kita ikut saja, manut DPR yang baru-baru itu,” katanya. Mengenai adanya kemungkinan bakal diraih Boyolali jika Provinsi Soloraya benar-benar terbentuk, Seno enggan berkomentar.