Oleh: Nasya Amira Ardiyanti
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi Surakarta
Fokus Jateng – SRAGEN -Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan kegiatan Program Kerja Individu di Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, dengan sasaran utama Ibu-Ibu PKK Desa Brojol. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nasya Amira Ardiyanti, Prodi Akuntansi. Sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kemandirian ekonomi desa.
Kegiatan pendampingan berfokus pada pengelolaan keuangan sederhana dan analisis kelayakan usaha melalui pengembangan produk keripik jagung. Ibu-Ibu PKK diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan uang pribadi dengan uang usaha, serta mencatat jumlah produk yang diproduksi dan terjual. Melalui pencatatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat mengetahui kondisi keuangan dan perkembangan usahanya secara lebih teratur.
Selain pengelolaan keuangan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai Harga Pokok Produksi (HPP), penentuan harga jual, laba usaha, dan analisis kelayakan usaha. Dalam simulasi perhitungan, keripik jagung ditetapkan dengan harga jual sebesar Rp7.000 per kemasan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu Ibu-Ibu PKK memahami hubungan antara biaya produksi, harga jual, pendapatan, dan keuntungan sehingga dapat menentukan keputusan usaha dengan lebih tepat.
Kegiatan ini juga mendorong Ibu-Ibu PKK untuk memanfaatkan potensi lokal, khususnya jagung, menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Pengembangan usaha dapat dilakukan secara bertahap melalui peningkatan kualitas produk, kemasan yang lebih menarik, pemberian merek, serta pengembangan pemasaran. Dengan demikian, produk keripik jagung tidak hanya menjadi produk olahan rumah tangga, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu usaha yang dapat mendukung perekonomian keluarga dan masyarakat Desa Brojol.
Melalui kegiatan Program Kerja Individu KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi, diharapkan Ibu-Ibu PKK Desa Brojol dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha secara lebih tertib dan terencana. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung UMKM desa agar lebih mandiri, kreatif, dan berkelanjutan. Dari potensi jagung menjadi peluang usaha, dari pencatatan sederhana menuju UMKM yang lebih terarah dan berkembang. (ist/**)
