Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Cerdas Mengelola Uang Saku dan Literasi Keuangan bagi Siswa SD Negeri Geneng 2

Oleh: Desisca Laura Anggoro Putri

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

 

Fokus Jateng -SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa “Edukasi Cerdas Mengelola Uang Saku dan Literasi Keuangan bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar”di SD Negeri Geneng 2, Desa Geneng, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya mengenal dan mengelola keuangan sejak usia dini.

Program tersebut dilaksanakan oleh Desisca Laura Anggoro Putri (23210089), mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta, sebagai bagian dari kegiatan KKN tahun 2026. Kegiatan ini menyasar siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 5 SD Negeri Geneng 2. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman dasar mengenai uang saku, pemasukan dan pengeluaran sederhana, menabung, serta cara menggunakan uang secara bijak sesuai dengan kebutuhan.

 

 *Mengenalkan Literasi Keuangan Sejak Usia Dini*

Kegiatan “Edukasi Cerdas Mengelola Uang Saku dan Literasi Keuangan bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar” dilaksanakan dengan penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman siswa. Materi diberikan menggunakan bahasa yang sederhana serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar siswa lebih mudah memahami pentingnya mengelola uang sejak dini.

Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar mengenai uang dan penggunaannya. Siswa diajak memahami bahwa uang saku yang diberikan oleh orang tua sebaiknya tidak langsung dihabiskan, tetapi perlu dikelola dengan baik. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga mereka dapat belajar menentukan mana yang harus diprioritaskan dan mana yang dapat ditunda.

Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung. Menabung dikenalkan sebagai salah satu kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dengan menyisihkan sebagian uang saku secara rutin. Dengan kebiasaan tersebut, siswa diharapkan mulai memiliki kesadaran untuk mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.

 

 *Belajar Mengelola Uang Saku dengan Cara yang Menyenangkan*

Agar materi dapat diterima dengan mudah, kegiatan edukasi dilakukan secara interaktif dan melibatkan siswa secara langsung. Penyampaian materi dikombinasikan dengan presentasi, contoh sederhana, tanya jawab, serta diskusi mengenai pengalaman siswa dalam menggunakan uang saku sehari-hari.

Siswa diberikan contoh sederhana mengenai cara membagi uang saku. Sebagian uang dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah, sebagian disisihkan untuk ditabung, dan sebagian lainnya dapat digunakan untuk keperluan yang memang diperlukan. Melalui contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa mengelola uang tidak harus dimulai dengan jumlah yang besar, tetapi dapat dilakukan melalui kebiasaan kecil dan konsisten.

Siswa juga diajak mengenali contoh kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan seperti membeli alat tulis atau makanan dapat dibedakan dengan keinginan seperti membeli mainan atau jajanan yang sebenarnya tidak diperlukan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih bijak dalam menentukan pilihan ketika menggunakan uang saku.

 

 *Membentuk Kebiasaan Finansial yang Positif*

Program ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan mengenai keuangan, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan finansial yang positif sejak usia sekolah. Siswa diajak untuk mulai membiasakan diri mencatat atau mengingat penggunaan uang saku agar mengetahui ke mana uang mereka digunakan.

Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan dapat belajar membuat prioritas sederhana dalam menggunakan uang, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, serta menghindari kebiasaan menghabiskan seluruh uang saku untuk hal-hal yang kurang diperlukan.

Kebiasaan mengelola uang sejak dini menjadi salah satu bekal penting bagi anak dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang. Dengan memiliki pemahaman dasar mengenai keuangan, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan bijak dalam menggunakan uang.

 

 *Luaran dan Manfaat Program*

Program “Edukasi Cerdas Mengelola Uang Saku dan Literasi Keuangan bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar” memberikan manfaat bagi siswa-siswi SD Negeri Geneng 2, khususnya kelas 1–5. Kegiatan ini membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan uang saku secara bijak, pentingnya menabung, serta cara sederhana dalam mengatur keuangan.

Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengetahuan mengenai cara membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami pentingnya membuat prioritas pengeluaran, serta belajar menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk membangun kebiasaan finansial yang positif dan bertanggung jawab sejak usia dini.

Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif yang bermanfaat bagi siswa SD Negeri Geneng 2. Literasi keuangan tidak harus diajarkan melalui konsep yang sulit, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan anak, seperti mengelola uang saku, menabung, menentukan kebutuhan, dan menghindari pembelian yang tidak diperlukan.

Melalui “Edukasi Cerdas Mengelola Uang Saku dan Literasi Keuangan bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar”, mahasiswa KKN UNISRI berharap siswa-siswi SD Negeri Geneng 2 dapat mulai menerapkan kebiasaan mengelola uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran, pengetahuan, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan di masa depan. (ist/**)