38 Ribu Liter Air Bersih Dikucurkan ke Kawasan Terdampak Kekeringan di Boyolali Utara

 Fokus Jateng-BOYOLALI,-Sebanyak 38 ribu liter air bersih disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali ke daerah rawan kekeringan di Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, dan Desa Guwo, Kecamatan Wonosegoro.

“Kita selesai melakukan penyalurah air bersih mas, langsung dipimpin bapak Bupati. 5 tangki di Desa Bengle, total 28 ribu liter, dan 2 tangki di Desa Guwo total 10 ribu liter. Total 7 tangki 38 ribu liter Kemarin (Rabu 15 Juli),” kata Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo. Kamis 16 Juli 2026.

Dijelaskan bahwa pendistribusian dilakukan menindaklanjuti Surat Perintah bersamaan dengan monitoring langsung Bupati Boyolali di lapangan. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga di dua dukuh di Desa Bengle. Yakni Dukuh Kalilantung dengan 120 KK atau sekitar 350 jiwa, dan Dukuh Sambiroto dengan 140 KK atau sekitar 550 jiwa.

Sedangkan di Desa Guwo, Sejumlah 10 ribu liter air bersih sudah tersalurkan langsung kepada warga Desa Guwo tepatnya di Dukuh Bodeh, RT 07/06. Bantuan ini menyasar 54 KK atau sekitar 216 jiwa.

Sebelum proses dropping di Desa Bengle dan Guwo, BPBD telah memberikan bantuan terpal untuk pembuatan bak penampungan. Setelah lokasi siap, dropping akan segera dilakukan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga,” tegas Ari.

Ari menambahkan, pendistribusian ini melibatkan unsur Forkopimda, BPBD Kabupaten Boyolali, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas penyaluran air, tetapi juga untuk memantau langsung kondisi di lapangan terkait dampak bencana kekeringan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Jika kebutuhan masih tinggi, maka pendistribusian akan kami lanjutkan secara bertahap,” pungkasnya. ( yull/**)