FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Akibat kelalaian membakar sampah saat cuaca berangin, sebuah kandang ayam milik warga ludes dilalap si jago merah pada Senin (13/6/2026) sore. Api yang awalnya bersumber dari tumpukan sampah dengan cepat merembet dan menghanguskan seluruh bangunan kandang setelah tertiup angin kencang.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Karanganyar menerima laporan mengenai insiden tersebut sekitar pukul 16.30 WIB. Menindaklanjuti laporan warga, personel beserta armada pemadam langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian.
Komandan Regu (Danru) Damkar Karanganyar, Catur, mengonfirmasi bahwa timnya sempat membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit untuk bisa menjangkau tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman penduduk di sekitarnya.
“Kami menerima laporan masuk pukul 16.30 WIB dan langsung berangkat. Perjalanan ke TKP memakan waktu sekitar 30 menit. Saat kami tiba, kondisi api memang sudah membesar karena dipicu oleh pembakaran sampah di dekat lokasi yang merembet akibat tiupan angin kencang,” ujar Catur saat dikonfirmasi.
Kondisi bangunan kandang yang didominasi material kering seperti bambu dan kayu membuat api sempat berkobar hebat. Namun, berkat kerja keras petugas di lapangan bersama warga sekitar, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan secara total pada pukul 17.58 WIB.
“Proses lokalisir api, pemadaman, hingga pembasahan selesai sepenuhnya pada pukul 17.58 WIB. Situasi di lokasi saat ini sudah benar-benar aman dan tidak ada bara api tersembunyi yang tersisa,” tambah Catur.
Pasca-kejadian ini, Catur memberikan imbauan keras kepada masyarakat Karanganyar agar lebih bijak dan waspada, terutama tidak sembarangan membakar sampah di dekat bangunan yang mudah terbakar saat cuaca berangin.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada. Tolong hindari membakar sampah di dekat bangunan atau kandang, apalagi saat angin kencang karena sangat rawan memicu merembetnya api. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” pungkas Catur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah lantaran bangunan kandang dilaporkan hangus total.
( bre )
