Fokus Jateng-BOYOLALI, – Peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Boyolali 2026 diwarnai dengan semangat kreativitas generasi muda. Diantaranya melalui Lomba Vlog Bung Karno yang diselenggarakan oleh Sedulur Njobo Njero.
Kegiatan yang diikuti pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Boyolali tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka terhadap sosok dan pemikiran Soekarno melalui karya video kreatif.
Beragam karya yang dikirimkan peserta menampilkan sudut pandang yang unik. Ada yang mengangkat perjuangan Bung Karno dalam meraih kemerdekaan, ada pula yang menyoroti nilai gotong royong, nasionalisme, hingga semangat berdikari yang masih relevan bagi generasi muda saat ini.
Ketua Panitia, Nurkholis, menuturkan bahwa lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada pelajar.
“Anak-anak muda saat ini sangat dekat dengan media digital. Karena itu, kami mengemas peringatan Bulan Bung Karno melalui lomba vlog agar pesan-pesan perjuangan beliau dapat dipahami dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima generasi sekarang. Hasil karya peserta sangat luar biasa dan menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai Bung Karno,” ujarnya.
Dari hasil penilaian dewan juri, panitia menetapkan Faizdhia Rizkyazka dari SMA Negeri 3 Boyolali sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih Zifara Ruci Ragaci dari SMK Ma’arif NU 2 Boyolali, sedangkan Juara III diraih Muhammad Yusuf Aqilla dari SMA Negeri 3 Boyolali. Adapun penghargaan Juara Favorit diberikan kepada Wongayu Jenar Mahesa dari SMA Negeri Cepogo.
Tokoh masyarakat Boyolali, Ribut Budi Santoso, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, cara-cara kreatif seperti lomba vlog merupakan pendekatan yang efektif untuk mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno kepada generasi muda.
“Bung Karno tidak hanya meninggalkan sejarah, tetapi juga gagasan besar tentang kebangsaan, persatuan, dan kemandirian bangsa. Melalui karya-karya digital yang dibuat para pelajar, nilai-nilai tersebut dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Ribut Budi Santoso.
Ia berharap para peserta tidak berhenti pada kompetisi semata, tetapi mampu menerapkan semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat Bulan Bung Karno dapat dirayakan dengan cara yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Melalui karya vlog yang inspiratif, para pelajar Boyolali menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme tetap memiliki tempat di hati generasi muda. ( ist/**)
