Fokus Jateng-BOYOLALI,- Kebiasaan membakar sampah di sekitar rumah kembali memicu kebakaran di wilayah Kabupaten Boyolali. Kali ini, api menghanguskan 1 bagian rumah di Klego dan 2 gasebo rumah makan di Ngemplak Boyolali akibat membakar sampah.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono mengatakan kebakaran yang melanda 2 gazebo rumah makan milik Suramto di Dusun Brogo, Rt 05 Rw 04, Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, diduga akibat aktivitas membakar sampah didekat area rumah makan sekitar pukul 15.00 WIB.
“Jadi, awalnya ada karyawan membakar sampah di sebelah Area rumah makan (sebelah gasebo) karena biasanya juga membakar sampah disitu. Dan biasanya aman,” katanya. Minggu 5 Juli 2026.
Dijelaskan, karena merasa aman seperti biasanya. Korban lalu pergi meninggalkan sampah yang terbakar.
“Lalu sekitar pukul 16:00 WIB, tiba tiba terlihat bahwa gazebo sudah terbakar. Korban merasa kalau dipadamkan sendiri tidak bisa maka pemilik menghubungi Damkar Boyolali dan Damkar Surakarta,” imbuhnya.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas. Dua armada pemadam kebakaran dari Boyolali tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Satu unit Damkar Surakarta juga datang membantu proses pemadaman.
“Sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan atau sekitar pukul 17.15 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan rumah utama maupun rumah warga lainnya.”
Sebelumnya, akibat membakar sampah, nyaris menghanguskan satu rumah di Dukuh Glagahombo, Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Boyolali.
Menurut Supriyono, kejadian bermula saat korban melakukan pembakaran sampah di belakang rumah. Namun setelah api menyala. Korban meninggalkan lokasi untuk membeli rokok. Namun saat ia kembali dari warung dilihatnya api yang awalnya kecil membesar dan menyambar tumpukan kayu bakar yang tersimpan di belakang rumah. Kobaran api semakin cepat menjalar karena sebagian atap dapur berbahan bambu yang mudah terbakar.
“Setelah mengetahui ada kebakaran, saksi segera menghubungi warga lain dan diteruskan ke Damkar Kabupaten Boyolali serta petugas kepolisian,” ujar Supriyono.
Laporan kebakaran diterima Damkar sekitar setengah jam setelah kejadian. Laporan diteruskan dari kecamatan ke Damkar Satpol PP.
Saat petugas tiba, bagian belakang rumah sudah nyaris habis terbakar. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar 15 menit. Untuk kerugian, Damkar masih diketahui nominalnya.
Damkar Boyolali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di dekat material yang mudah terbakar seperti kayu kering, bambu, maupun tumpukan barang bekas.
“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Jangan membakar sampah di dekat bahan yang mudah terbakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang membahayakan keselamatan maupun harta benda,” kata Supriyono. ( yull/*”)
