Fokusjateng-SURAKARTA-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah mulai mematangkan persiapan kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke sejumlah daerah di Jawa Tengah. Agenda tersebut ditargetkan mulai berlangsung pada pertengahan Juli 2026.
Sebelumnya, Jokowi telah melakukan kunjungan ke Lampung. Setelah itu, Presiden ke-7 RI tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo mengatakan rencana kunjungan Jokowi menjadi salah satu pembahasan saat jajaran pengurus DPD dan kader PSI se-Jawa Tengah bertemu dengan Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
“Kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai Kandang Gajah,” kata Yogo kepada wartawan.
Menurut Yogo, struktur kepengurusan PSI di Jawa Tengah saat ini telah terbentuk sekitar 95 persen. Kesiapan organisasi hingga tingkat desa dinilai menjadi modal penting dalam menyambut kunjungan Jokowi ke berbagai daerah.
“Kami sudah siap untuk nanti Bapak keliling di DPD-DPD. Struktur mesin partai yang kami janjikan, hari ini kami laporkan ke Bapak,” ujarnya.
Yogo mengatakan PSI Jawa Tengah mengusulkan seluruh 35 kabupaten dan kota sebagai lokasi kunjungan. Namun, kepastian daerah mana saja yang akan dikunjungi Jokowi nantinya masih menunggu keputusan dan penjadwalan dari mantan wali kota Solo tersebut.
“Kalau kami mengajukannya hampir 35 kabupaten kota. Tentu nanti akan dipilih Bapak mana yang kira-kira akan didatangi,” kata Yogo.
Ia belum bersedia mengungkap daerah yang akan menjadi tujuan pertama kunjungan Jokowi. Menurutnya, lokasi perdana tersebut sengaja dirahasiakan dan akan menjadi kejutan bagi kader PSI di Jawa Tengah.
“Pertama nanti ditunggu. Ini kejutan di Jawa Tengah. Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya,” ujarnya.
Selain agenda konsolidasi partai, PSI Jawa Tengah juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendamping selama rangkaian kunjungan Jokowi. Salah satunya dengan mengangkat tradisi dan budaya lokal dalam bentuk karnaval yang akan digelar bersamaan dengan rapat koordinasi daerah (rakorda).
“Nanti akan ada kejutan-kejutan terkait beberapa ritual atau adat kebiasaan di masyarakat yang akan kami kemas dalam karnaval, kemudian berbarengan dengan rakorda di beberapa DPD,” kata Yogo. ( Thia/**)
