FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan di Kabupaten Karanganyar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Karanganyar menggelar aksi sosial dan lingkungan bertajuk “Gerakan Langit Biru Indonesia Asri” di Dusun Mojotelu, Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat.
Kegiatan serentak skala nasional dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat pada 9 September mendatang ini diwarnai dengan aksi nyata: memanfaatkan lahan kosong dan tandus milik kader untuk disulap menjadi area produktif dan fasilitas publik bagi warga setempat.
Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar, Tri Hariyadi, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program lingkungan hidup dan ketahanan pangan nasional, sekaligus sarana membangun sinergi lintas elemen masyarakat.
”Gerakan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh DPC se-Indonesia setiap hari Jumat sejak 10 Juli hingga puncaknya pada 9 September nanti. Kami ingin membangun sinergi yang solid antara masyarakat, ormas, kader partai, hingga instansi pemerintah,” ujar Tri Hariyadi.
Hibah Lahan untuk Pusat Seni dan Pertanian Produktif
Poin utama dari aksi sosial ini adalah penyerahan sebagian lahan pribadi milik legislator Partai Demokrat, Supriyanto, untuk dimanfaatkan penuh oleh warga. Lahan yang sebelumnya belum tergarap optimal tersebut kini diproyeksikan menjadi fasilitas publik serbaguna.
Supriyanto, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan bahwa di atas lahan hibah tersebut akan dibangun pesanggrahan khusus bagi akademisi serta mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Area ini bakal menjadi pusat edukasi dan produksi kerajinan tradisional, seperti keris dan topeng.
Tak hanya itu, sisa lahan ditujukan untuk sektor pertanian yang dapat diakses langsung oleh masyarakat sekitar.
“Kami menyiapkan lahan pertanian produktif yang terbuka bagi warga. Silakan menanam apa saja, hasilnya kelak bisa dipetik dan dirasakan bersama untuk mendukung ketahanan pangan warga Karanganyar,” tutur Supriyanto.
Aksi Nyata di Lapangan dan Kolaborasi Lintas Elemen
Kegiatan ini dihadiri sekitar 198 peserta dari 17 kecamatan di Karanganyar. Suasana gotong royong kian terasa dengan keterlibatan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan relawan seperti Tahta Mataram, Lindu Aji, Pagar Kebakkramat, serta Sedulur Perduli Bersama.
Supriyanto mengapresiasi kehadiran jajaran Muspika dan elemen masyarakat sebagai bentuk kedewasaan berdemokrasi dan keterbukaan dalam membangun daerah.
Rangkaian acara ditutup dengan berbagai aksi sosial dan ekologi langsung di lapangan, meliputi:
- Pembagian paket sembako untuk warga sekitar.
- Penanaman ribuan bibit pohon melon di area pertanian terintegrasi.
- Penebaran ribuan bibit ikan nila dan lele di perairan setempat.
- Kerja bakti massal membersihkan aliran sungai di sekitar lokasi.
DPC Partai Demokrat Karanganyar memastikan program penataan lingkungan dan bakti sosial ini tidak akan berhenti di Kebakkramat saja, melainkan bakal digelar secara berkesinambungan dan bergilir di kecamatan lain di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar. ( cr/bre)
