Peringati Hari Pramuka ke – 65, Wabup Boyolali Fajar Ajak Pramuka Sukseskan Ketahanan Pangan

Api unggun renungan dan ulang janji tingkat kwarcab Boyolali di lapangan SMPN 3 Mojosongo, Kamis malam 13 Agustus 2026. (Dok/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng-BOYOLALI -Wakil Bupati Boyolali Kak Dwi Fajar Nirwana mengajak Gerakan Pramuka di Boyolali turut berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Dwi Fajar bertepatan dengan Hari Pramuka ke-65 yang diperingati pada 14 Agustus 2026.

Tahun ini, peringatan Hari Pramuka mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Tema ini mengandung pesan yang mendalam, karena Pramuka tidak hanya mencetak generasi yang cerdas dan terampil, tetapi juga generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, ketahanan pangan dan kemandirian bangsa,” kata Dwi Fajar usai menggelar renungan dan malam ulang janji peringatan hari Pramuka ke 65 di lapangan SMPN 3 Mojosongo, Boyolali, Kamis 13 Agustus 2026 malam.

Menurutnya, Gerakan Pramuka dinilai memiliki potensi besar untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya ketahanan pangan, kemandirian, pemanfaatan lahan, pelestarian lingkungan, serta gaya hidup yang mendukung keberlanjutan.

“Semangat Pramuka harus mendorong anak-anak muda untuk berani berinovasi, bekerja keras, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Wabup Dwi Fajar berharap Gerakan Pramuka Boyolali, terus menjadi ruang pendidikan nonformal yang mampu membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki semangat kebangsaan.

“Kami juga mendorong agar kegiatan kepramukaan semakin dekat dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, termasuk ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, kewirausahaan, teknologi, serta penguatan solidaritas sosial,”katanya.

Sebelumnya, Wabup Dwi Fajar Nirwana memimpin renungan dan ulang janji, kegiatan diikuti anggota majelis pembimbing cabang (mabicab), Forkompimda, ratusan anggota Pramuka penegak, anggota dewasa dan pembina  serta sejumlah tokoh masyarakat.

Wakil ketua kwarcab Boyolali bidang Orhum, Yudi Kristanto menambahkan bahwa, renungan dan ulang janji ini digelar di 22 Kwarran se Boyolali. Adapun acara puncak akan digelar pada 26 Agustus di Alun-alun Kidul Pemkab Boyolali.

 “Karena temanya ketahanan pangan maka rencana kita tampilkan tarian para petani dari adik adik anggota Pramuka, lalu bulan Agustus bulannya Pramuka serta pada awal September ada estafet tunas kelapa yang melalui dua Kwarran yaitu Ngemplak dan Teras,” pungkasnya. ( yull/**)