SAKU CERDAS: Siswa Aktif Kelola Uang dengan Cerdas, Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa Kelas V SD Negeri Mlale 1

Oleh: Lathifah Arumi Nur Fatimah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Fokus Jateng – SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu bertajuk *SAKU CERDAS: Siswa Aktif Kelola Uang dengan Cerdas di SD Negeri Mlale 1*. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 di Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, sebagai upaya memberikan edukasi mengenai literasi keuangan dan pengelolaan uang secara sederhana sejak usia dini.

Program tersebut dilaksanakan oleh Lathifah Arumi Nur Fatimah (NPM 23210106), mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta, yang tergabung dalam KKN PPM UNISRI Kelompok 23. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai cara menggunakan uang saku secara bijak, mengenal Buku Kas Kecil, melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran sederhana, serta mempraktikkan pengisian Buku Kas Kecil.

 

*Mengenalkan Pengelolaan Uang Sejak Dini*

Dalam kegiatan SAKU CERDAS, siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 diajak memahami bahwa uang saku yang mereka miliki berasal dari orang tua dan diberikan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Oleh karena itu, uang tersebut perlu digunakan dengan bijak dan tidak dihabiskan untuk hal-hal yang kurang diperlukan.

Siswa diberikan contoh sederhana mengenai penggunaan uang saku dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diajak memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga dapat menentukan prioritas sebelum menggunakan uang.

Selain itu, siswa diperkenalkan dengan kebiasaan menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Melalui kebiasaan tersebut, siswa diharapkan memahami bahwa menabung dapat dilakukan sedikit demi sedikit dan tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar.

 

*Mengenal Buku Kas Kecil*

Salah satu materi utama dalam program SAKU CERDAS adalah pengenalan Buku Kas Kecil. Siswa kelas V diperkenalkan pada fungsi Buku Kas Kecil sebagai media sederhana untuk mencatat uang yang diterima dan uang yang digunakan.

Mahasiswa memberikan penjelasan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti uang saku harian. Siswa diajak memahami bahwa uang yang diterima dapat dicatat sebagai pemasukan, sedangkan uang yang digunakan untuk membeli kebutuhan dicatat sebagai pengeluaran.

Dengan mengenal Buku Kas Kecil, siswa dapat belajar mengetahui jumlah uang yang dimiliki, untuk apa uang tersebut digunakan, serta berapa sisa uang setelah melakukan pengeluaran.

 

*Praktik Pencatatan Keuangan Sederhana*

Setelah mendapatkan penjelasan mengenai Buku Kas Kecil, siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 diberikan kesempatan untuk melakukan praktik pengisian Buku Kas Kecil secara langsung.

Dalam praktik tersebut, siswa diberikan contoh situasi sederhana mengenai penerimaan uang saku dan beberapa pengeluaran. Selanjutnya, siswa mencoba mencatat pemasukan dan pengeluaran tersebut ke dalam Buku Kas Kecil sesuai dengan contoh yang telah diberikan.

Kegiatan praktik ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar lebih teliti dalam menggunakan dan mencatat uang yang mereka miliki.

 

*Membentuk Kebiasaan Mengelola Uang dengan Bijak*

Program SAKU CERDAS tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pencatatan keuangan, tetapi juga menanamkan kebiasaan disiplin, bertanggung jawab, jujur, dan bijak dalam menggunakan uang.

Siswa diberikan pemahaman bahwa uang yang diberikan oleh orang tua merupakan hasil kerja keras yang perlu dihargai. Oleh sebab itu, siswa diharapkan dapat menggunakan uang saku sesuai kebutuhan, tidak boros, serta mulai membiasakan diri menabung dan mencatat penggunaan uang.

Melalui kegiatan yang dikemas secara sederhana dan interaktif, siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 diharapkan dapat memahami bahwa mengelola uang bukanlah sesuatu yang sulit. Pengelolaan keuangan dapat dimulai dari kebiasaan kecil, seperti mencatat uang saku, mengatur pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.

 

*Membangun Generasi Cerdas Finansial Sejak Dini*

Pelaksanaan SAKU CERDAS: Siswa Aktif Kelola Uang dengan Cerdas”* di SD Negeri Mlale 1 menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM UNISRI dalam memberikan edukasi literasi keuangan kepada anak-anak sekolah dasar.

Melalui pengenalan Buku Kas Kecil, pencatatan sederhana, dan praktik langsung, siswa kelas V mendapatkan pengalaman dalam mengelola uang secara lebih teratur. Edukasi ini diharapkan dapat membantu siswa membangun kebiasaan finansial yang positif sejak dini.

Dengan adanya kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menggunakan uang saku sesuai kebutuhan, menghargai pemberian orang tua, mencatat pemasukan dan pengeluaran, hingga menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.

Program SAKU CERDAS diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk siswa yang *aktif, cerdas, disiplin, bertanggung jawab, dan bijak dalam mengelola uang*, sehingga literasi keuangan yang diperoleh sejak sekolah dasar dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka di masa mendatang. (ist/**)