Mahasiswa Kelompok 47 KKN PPM UNISRI, Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembuatan Dompet Koin dari Botol Bekas kepada Siswa SD Negeri Gedongan

Oleh : Fidea Putri Cahyani

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unisri Surakarta

 

Fokus Jateng –SRAGEN – Mahasiswa Kelompok 47 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi melaksanakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah botol plastik sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas peserta didik sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program kerja individu mahasiswa Kelompok 47 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi yaitu Fidea Putri Cahyani mahasiswi dari program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Slamet Riyadi.

Fidea melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik pemanfaatan botol plastik bekas menjadi dompet koin bersama peserta didik kelas IV SD Negeri Gedongan serta tim anggota KKN. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Inovasi Pembuatan Dompet Koin dari Botol Bekas sebagai Upaya Menumbuhkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan pada Peserta didik Sekolah Dasar.” Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Gedongan pada hari Rabu, 29 Juli 2026.

Mahasiswa Kelompok 47 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Memberikan Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembuatan Dompet Koin dari Botol Bekas Kepada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Gedongan, Plupuh, Sragen (fidea)

Menurut Fidea, pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kepedulian lingkungan terhadap peserta didik sekolah dasar. Karena banyaknya penggunaan sampah plastik di dalam kehidupan sehari-hari, sampah tersebut terus menumpuk dan tidak dapat terurai contohnya seperti botol bekas. Oleh karena itu, pemanfaatan botol bekas sebagai bahan pembuatan dompet koin diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Progam kerja dilaksanakan melalui dua kegiatan utama, yaitu sosialisasi dan praktik. Pada kegiatan sosialisasi, peserta didik diberikan penjelasan mengenai pengertian sampah, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan memanfaatkan kembali sampah. Materi juga diarahkan pada pengenalan prinsip 3R sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah.

Kegiatan selanjutnya berupa praktik pembuatan dompet koin dengan memanfaatkan botol plastik bekas. Peserta didik memperoleh pendampingan secara langsung dalam setiap proses pembuatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dalam menentukan bentuk dan hiasan dompet koin. Kegiatan praktik juga mendorong peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif serta menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh pada kegiatan sosialisasi.

Pelaksanaan program kerja menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan bekas sebagai media pembelajaran dapat menjadi sarana untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik. Selain menghasilkan produk yang memiliki nilai guna seperti dompet koin yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan uang koin, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan, ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.

Melalui program kerja individu ini, Fidea Putri Cahyani berharap peserta didik kelas IV SD Negeri Gedongan dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan serta mampu mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dan memberikan pemahaman bahwa barang yang dianggap sebagai sampah masih dapat memiliki manfaat apabila dikelola secara kreatif.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pembelajaran yang edukatif dan kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan kreativitas peserta didik, tetapi juga pada pembentukan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan kembali sampah dalam kehidupan sehari-hari. ( ist/**)