KKN Kelompok 1 Desa Brangkal: Program Kerja Individu Febby Rahayu Afandi Kas Cerdas: Penyuluhan dan Pelatihan Pembukuan Sederhana Guna Penguatan Literasi Keuangan UMKM 

Oleh : Febby Rahayu Afandi

Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi

Fokus Jateng –SRAGEN– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) *Kelompok 1 Desa Brangkal* Universitas Slamet Riyadi melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi pembukuan sederhana dan pembukuan digital menggunakan aplikasi BukuWarung kepada pelaku usaha Warung SRC Darto di Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Program kerja ini diinisiasi oleh Febby Rahayu Afandi, mahasiswa Program Studi Akuntansi, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara dengan pemilik warung yang diketahui telah menjalankan usahanya selama kurang lebih 10 tahun, namun hingga saat ini belum menerapkan pencatatan pembukuan secara teratur.

Melalui kegiatan tersebut, pemilik usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta mengetahui kondisi keuangan usaha secara lebih jelas. Pembukuan sederhana diperkenalkan sebagai langkah awal yang mudah diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari tanpa memerlukan sistem pencatatan yang rumit.

Kegiatan diawali dengan diskusi bersama pemilik warung mengenai kondisi pengelolaan keuangan yang selama ini diterapkan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai konsep dasar pembukuan sederhana, meliputi pencatatan transaksi pemasukan, pengeluaran, serta perhitungan hasil usaha. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menyesuaikan contoh transaksi yang biasa terjadi dalam kegiatan operasional warung kelontong.

Selain pembukuan secara sederhana, pemilik usaha juga diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi digital BukuWarung sebagai alternatif pencatatan keuangan yang lebih praktis. Mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung mengenai cara melakukan pencatatan transaksi melalui aplikasi, sehingga pemilik warung dapat mengetahui dan memantau transaksi usahanya dengan lebih mudah.

Melalui penerapan pembukuan, pelaku usaha diharapkan tidak hanya mengetahui jumlah uang yang masuk dan keluar, tetapi juga dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi keuangan serta perkembangan usahanya. Pencatatan yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu pemilik usaha dalam mengambil keputusan, mengontrol pengeluaran, dan merencanakan pengembangan usaha di masa mendatang.

Febby Rahayu Afandi menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mengenalkan pembukuan kepada pelaku usaha, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan mencatat transaksi secara rutin. Menurutnya, usaha yang telah berjalan dalam waktu lama tetap membutuhkan pencatatan keuangan agar pengelolaan usaha dapat dilakukan secara lebih terarah dan terukur.

Febby Rahayu Afandi menyampaikan bahwa pembukuan tidak harus dimulai dari pencatatan yang rumit. Pelaku usaha dapat memulainya dari hal sederhana, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap hari. Dengan pencatatan yang dilakukan secara konsisten, pemilik usaha akan lebih mudah mengetahui kondisi keuangan usahanya.

Pelaksanaan program kerja ini mendapat respons positif dari pemilik warung karena memberikan pengetahuan dan pengalaman baru mengenai pengelolaan keuangan usaha. Pengenalan aplikasi pembukuan digital juga diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan sehingga kegiatan pembukuan dapat dilakukan secara lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Program kerja individu ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 1 Desa Brangkal Universitas Slamet Riyadi dalam mendukung peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha di tingkat desa. Melalui sosialisasi pembukuan sederhana dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan pelaku usaha dapat mulai membangun kebiasaan pencatatan keuangan yang tertib, sehingga pengelolaan usaha menjadi lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. ( ist/**)