Fokus Jateng-BOYOLALI,– Satu orang dilaporkan meninggal dunia, setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun empat kendaraan di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di Dukuh Pule, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, Rabu 1 Juli 2026 siang.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, melibatkan empat kendaraan yakni Toyota Avanza berpelat AD 1875 TW, truk trailer, bus PO Muncul, dan pikap Mitsubishi L300. Mobil Avanza mengalami kerusakan parah di bagian depan kanan. Pecahan kaca dan ceceran oli tampak berserakan di lokasi kejadian.
Kronologi bermula saat Avanza melaju dari arah Semarang menuju Solo. Setiba di lokasi, mobil diduga terlalu kekanan hingga menabrak truk dari arah berlawanan.
“Posisi mobil Avanza tersebut terlalu oleng kanan. Terus adu banteng dengan truk kontainer yang dari arah Solo,” kata Slamet Winarno (55) salah satu warga yang membantu evakuasi.
Setelah benturan keras, Avanza terpental lalu dihantam bus yang melaju di belakangnya. Di saat bersamaan, melaju mobil L300 dari arah Semarang dan menabrak truk yang oleh kekanan akibat kerasnya benturan.
Menurut Slamet, L 300 tidak sempat mengerem dan menabrak bagian kepala truk kontainer hingga kaca depannya pecah. Sejauh ini dilaporkan ada satu korban jiwa dari peristiwa tersebut.
Pengemudi Avanza adalah Edy Purwanto warga Dukuh Tempel, Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari dilaporkan meninggal ditempat karena luka serius.
“Katanya meninggal di tempat. Langsung meninggal di tempat itu, orangnya kasihan. Kepalanya kan terjepit,” ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah Semarang-Solo maupun sebaliknya sempat mengalami perlambatan.
Kasus ini sudah ditangani Unit Gakkum Sat Lantas Polres Boyolali. Sejumlah kendaraan yang terlibat, termasuk Avanza dan truk trailer beserta pengemudi, dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan.
Anggota Unit Gakkum mewakili Kasat Lantas Polres Boyolali, Aiptu Slamet Riyadi mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.
“Untuk korban satu orang sudah dibawa ke Rumah Sakit RSU Pandanaran. Kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. ( yull/**)
