SELEKSI PEJABAT PEMKAB BOYOLALI: Insan Adi Asmoro, Kandidat Terkuat Duduki Inspektur Inspektorat

Tim seleksi mewawancarai calon pimpinan JTP Pemkab Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Tahapan demi tahapan Seleksi Jabatan tinggi pratama (JTP) untuk mengisi jabatan tiga kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali selesai dilakukan Senin 1 April 2019. Panitia seleksi (Pansel) promosi JTP menyerahkan hasilnya ke Bupati Boyolali Seno Samodro.

Ketua Pansel Anwar Hamdani mengungkapkan rekomendasi sembilan nama calon pimpinan tinggi pratama terbaik sudah diserahkan. Ada tiga nama untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami berikan peringkat nilai yang diperoleh peserta seleksi masing-masing,” kata Anwar.

Dari hasil Pleno, Pansel merekomendasikan kepada bupati bahwa Insan Adi Asmono menepati rangking pertama untuk mengisisi jabatan sebagai Inspektur Inspektorat Boyolali. kemudian disusul Muhammad Arief Wardianta dan Agnes Sri Sukartiningsih.

Untuk jabatan Kepala Dinas Sosial, Ahmad Gojali yang rangking satu. Jaka Diyana dan Sri Hanung Mahaendra dirangking dua dan tiga. Sedangkan untuk kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, rangking satunya diraih Siti Askariyah dan Marjono berada diperingkat dua. Untuk peringkat tiga diperoleh, Binasih Setyono.

“Untuk menentukan kepala OPD dari hasil seleksi menjadi hak prerogatif bupati, bupati tidak harus memilih rangking satu,” kata dosen Pascasarjana STIE AUB Surakarta ini. Sehingga tiga nama untuk masing-masing OPD tersebut memiliki peluang yang sama untuk menjadi kepala OPD.

Anwar menyatakan seleksi pengisian JTP ini dilakukan secara professional dan transparan. Mulai dari pendaftara, seleksi administrasi, uji gagasan, uji kompetensi hingga wawancara akhir berlangsung secara kompetitif.

Dia menambahkan, bahwa seleksi promosi JTP kali ini paling banyak diikuti oleh Camat. Selain itu, juga  sekretaris OPD dan kepala bidang dan kepala bagian yang ada di lingkungan Pemkab Boyolali.

Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samodro berterimakasih kepada pansel yang telah melaksanakan seleksi dengan baik dan selesai tepat waktu. Selanjutnya hasil seleksi ini akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara untuk memperoleh persetujuan yang disusul pelantikan.

“ sehingga kepala OPD yang saat ini kosong segera terisi dan jalannya pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” pungkas Seno.